BCA BIDIK PENYALURAN KPR TUMBUH HINGGA 7 PERSEN DI 2026
Share via
Terbit Pada
09 February 2026
Saham Terkait
Terakhir diperbarui: 09-02-2026, 11:10:am
03958773
IQPlus, (9/2) - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menargetkan penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR) dapat tumbuh sekitar 6 persen hingga 7 persen pada 2026.
Menurut perseroan, optimisme itu seiring dengan sejumlah strategi yang disiapkan untuk mendorong penyaluran KPR BCA pada tahun ini.
SVP Consumer Credit Division BCA Melani Megawati dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin, mengatakan perseroan berfokus untuk memberikan pelayanan berkualitas bagi nasabah yang ingin mengambil KPR.
BCA memiliki situs rumahsaya.bca.co.id yang menjadi layanan one-stop shopping bagi nasabah yang ingin membeli rumah dengan fasilitas KPR.
Melalui situs itu, nasabah dapat melakukan pencarian (browsing) untuk melihat daftar (listing) properti dari sejumlah pengembang (developer) dan agen properti yang sudah menjadi mitra BCA.
Tidak hanya itu, menurut Melani, nasabah juga dapat langsung melakukan simulasi kredit dan melakukan pengajuan kredit lewat situs tersebut.
Melani juga menjelaskan bahwa kini nasabah dapat mengetahui sisa angsuran lewat aplikasi myBCA. Selain itu, BCA juga telah menawarkan after sales service yang bisa diakses langsung oleh konsumen melalui aplikasi haloBCA.
Berbagai layanan yang diberikan perseroan memudahkan nasabah yang memiliki pertanyaan mengenai bunga atau hal-hal lainnya terkait KPR.
Dari sisi suku bunga, BCA mengusung program bunga fixed berjenjang untuk memberikan kemudahan dan fleksibilitas bagi nasabah yang mengambil program KPR BCA.
Menurut Melani, penawaran program bunga fixed berjenjang dengan bunga kompetitif telah menjadi magnet khususnya bagi generasi muda atau Gen Z untuk mendapatkan rumah impiannya.
Melalui penawaran itu, ia mengatakan Gen Z dapat menyesuaikan bunga cicilan dengan kebutuhan dan kapasitas mereka.
Ia mencontohkan pada program bunga fixed berjenjang ini, nasabah bisa mengambil bunga fixed tiga tahun pertama, kemudian bunga fixed yang berbeda untuk tiga tahun berikutnya, dan selanjutnya untuk empat tahun ke depan.
"Bunganya rendah di awal, dan perlahan akan menyesuaikan, dengan asumsi kalangan Gen Z juga memiliki kenaikan income seiring bertambahnya masa kerja atau perjalanan usahanya yang terus berkembang. Maka dari itu, program ini sangat populer di Gen Z," ujar Melani.
Perseroan juga menjalankan strategi guna mendukung kinerja KPR, termasuk penawaran promo menarik yang dihadirkan melalui gelaran BCA Expoversary 2026
Selain strategi yang telah disiapkan, Melani menjelaskan bahwa optimisme pertumbuhan KPR didukung oleh sejumlah insentif yang diusung pemerintah, misalnya perpanjangan insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) untuk pembelian properti baru dengan harga tertentu.
"Kami melihat bahwa perpanjangan insentif PPN DTP merupakan stimulus bagi pertumbuhan permintaan properti pada tahun 2026, dan harapannya juga berdampak positif bagi kenaikan penyaluran KPR BCA," katanya. (end/ant)
Riset Terkait
Berita Terkait
