BAPENAS HARAP SAPA UMKM ATASI TANTANGAN PEMBIAYAAN HINGGA LOGISTIK
Share via
Category
Business Economics
Published On
22 May 2026
14152639
IQPlus, (22/5) - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Rachmat Pambudy mengharapkan program Sapa UMKM (Sistem Aplikasi Pelayanan UMKM) dapat menjawab tantangan yang dihadapi UMKM, mulai dari keterbatasan akses pasar, pembiayaan, logistik, hingga teknologi.
"Program pemberdayaan UMKM tidak bisa diselesaikan dari kantor Pak Maman (Menteri UMKM) sendiri. Basis UMKM itu ada di berbagai kementerian yang punya komoditas dan punya tanggung jawab. Karena itu, diperlukan kolaborasi lintas kementerian dan lembaga agar mempercepat prosesnya," katanya dalam soft launching Aplikasi Sapa UMKM dalam mendukung Program Kesejahteraan Rakyat (Pro-Kesra), dikutip dari keterangan resmi Bappenas di Jakarta, Jumat.
Rachmat Pambudy menyampaikan bahwa pelaku UMKM masih menghadapi berbagai persoalan dalam menjalankan usaha, seperti pembiayaan, sertifikasi halal, higienitas produk, dan kebutuhan teknologi. Kondisi ini tidak hanya menghambat pelaku usaha untuk berkembang, tetapi juga dapat mengancam keberlanjutan usaha, sehingga diperlukan keterlibatan lintas kementerian/lembaga untuk mengatasi persoalan tersebut.
Adanya Sapa UMKM ditujukan menjadi platform layanan terpadu bagi pelaku usaha, sebagai bagian dari upaya transformasi digital pemberdayaan UMKM. Platform ini menghubungkan UMKM dengan berbagai program, layanan, dan fasilitas pemerintah dalam satu kanal.
Dalam pengembangan Sapa UMKM, Kementerian PPN/Bappenas berperan memastikan integrasi data dan program pemberdayaan UMKM dapat terhubung antar kementerian/Lembaga dan berbagai pihak lainnya. Melalui kanal yang sama, pelaku usaha disebut dapat lebih mudah mencari dukungan, sekaligus membantu pemerintah untuk mengidentifikasi kebutuhan pelaku usaha, sehingga program yang diberikan lebih tepat sasaran.
Aplikasi Sapa UMKM memiliki beragam fitur/layanan yang dapat diakses oleh pengusaha UMKM. Beberapa fitur tersebut antara lain Pembukuan Digital yang membantu UMKM melakukan pencatatan arus kas secara digital, Pasar UMKM yang bertujuan membuka akses pasar bagi UMKM, Legalitas untuk mendukung UMKM dalam mendapatkan perizinan usaha, serta Permodalan/Pembiayaan untuk membuka akses pembiayaan dan permodalan.
Sapa UMKM juga menyediakan fitur/layanan Sertifikasi untuk mendukung UMKM dalam memperoleh sertifikasi/standardisasi usaha, Wawasan Bisnis untuk membantu UMKM memahami tren dan peluang usaha, Komunitas UMKM yang bertujuan untuk membuka peluang kolaborasi usaha, serta Sapa Konsul untuk membantu UMKM dalam penyelesaian perkara hukum dan konsultasi pengembangan usaha.
Kehadiran aplikasi ini diharapkan dapat mewujudkan sistem satu data UMKM yang akurat, mutakhir, dan terintegrasi, sehingga program afirmasi dan pemberdayaan UMKM akan tepat sasaran, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi lokal. (end)
Related Research
News Related
