BCA Sekuritas
    langid
    Berita Harian

    BAPANAS PASTIKAN BANTUAN BERAS-MIGOR SEBELUM LEBARAN

    Kategori

    Ekonomi Bisnis

    Terbit Pada

    03 March 2026

    06157472

    IQPlus, (3/3) - Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyatakan, penyaluran bantuan beras dan minyak goreng kepada 33.244.408 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) diupayakan sebelum Lebaran 2026, guna menjaga daya beli serta stabilitas pasokan dan harga pangan pokok.

    "Dipastikan sebelum Lebaran (Idul Fitri 2026) sudah terdistribusi," kata Sekretaris Utama Bapanas Sarwo Edhy dikonfirmasi di sela-sela kegiatan Pelepasan Ekspor Unggas dan Produk Turunannya ke negara Jepang, Singapura dan Timor Leste di Jakarta, Selasa.

    Ia menjelaskan, anggaran bantuan pangan telah dicairkan oleh Kementerian Keuangan sehingga proses penyaluran kini memasuki tahap persiapan teknis dan konsolidasi data penerima manfaat.

    Menurutnya, angka 33,2 juta KPM secara administratif telah ditetapkan, namun pemerintah tetap melakukan verifikasi lapangan untuk memastikan penerima masih memenuhi kriteria.

    Proses verifikasi diperlukan karena kondisi sosial ekonomi penerima dapat berubah, sehingga data harus diperbarui agar bantuan tepat sasaran dan tidak menimbulkan ketidaktepatan distribusi.

    "Konsolidasi data dulu. Yang 33,2 juta (KPM) itu sudah fiks, hanya kan kita perlu verifikasi di lapangan. Apakah si penerimanya itu masih miskin atau sudah kaya? Kan kadang-kadang langsung berubah," ujar Sarwo.

    "Contoh misalnya yang tahun lalu dia miskin kemudian dia bisnis. Misalnya bisnis apa gitu lalu kehidupan berubah. Itu yang kita ganti, kira-kira seperti itu," tambahnya.

    Bapanas juga telah menerbitkan surat penugasan kepada Perum Bulog untuk melaksanakan distribusi bantuan beras dan minyak goreng kepada para penerima manfaat.

    Surat penugasan tersebut telah diterbitkan pada pertengahan Februari sebagai dasar operasional pelaksanaan distribusi bantuan pangan nasional menjelang Ramadan dan Lebaran.

    Penyaluran bantuan direncanakan mulai awal Maret setelah proses konsolidasi dan verifikasi data dinyatakan siap untuk pelaksanaan di lapangan.

    "Jadi surat penugasan dari Bapanas ke Bulog sudah diterbitkan kalau tidak salah Februari (2026) ya. Awal Maret ini diupayakan bantuan beras-minyak goreng terdistribusi," jelas Sarwo. (end/ant)