BANK MASPION INDONESIA EFEKTIF SALIN NAMA JADI BANK KASIKORN INDONESIA
Share via
Terbit Pada
16 July 2026
Saham Terkait
Terakhir diperbarui: 01-07-2026, 02:44:pm
19658103
IQPlus, (16/7) - PT Bank Maspion Indonesia Tbk (BMAS) secara resmi telah melakukan perubahan identitas korporasi menjadi PT Bank Kasikorn Indonesia Tbk. Perubahan nama dan logo perseroan ini mulai berlaku efektif sejak tanggal 14 Juli 2026.
Direktur Utama sekaligus PJS Direktur Bisnis perusahaan, Kasemsri Charoensiddhi, menyampaikan bahwa transformasi ini merupakan bagian dari langkah strategis pengembangan usaha serta peningkatan daya saing korporasi. Selain itu, penguatan identitas korporasi yang baru ini sengaja diselaraskan dengan visi global dari KASIKORNBANK PCL selaku ultimate shareholder (pemegang saham pengendali terakhir) perusahaan.
"Langkah ini didasarkan pada persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tertanggal 20 Mei 2026 yang termuat dalam Akta No. 28," jelas manajemen dalam keterbukaan informasi yang dirilis (16/7).
Perubahan nama tersebut resmi dikantongi setelah perusahaan menerima salinan Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK Nomor KEP-54/D.03/ tentang Penetapan Penggunaan Izin Usaha atas Nama PT Bank Maspion Indonesia Tbk menjadi PT Bank Kasikorn Indonesia Tbk. Keputusan OJK itu sendiri dikeluarkan pada 13 Juli 2026 dan diterima oleh pihak bank pada keesokan harinya.
Sejalan dengan pergantian nama perseroan, merek dagang (brand) yang sebelumnya dikenal sebagai Bank Maspion juga secara resmi ikut bertransformasi menjadi KBank Indonesia. Menindaklanjuti aturan regulasi pasar modal, manajemen perusahaan juga telah menyampaikan bukti publikasi atau iklan pengumuman perubahan nama dan logo tersebut pada 16 Juli 2026. Iklan sosialisasi informasi ini disebarluaskan baik melalui surat kabar nasional maupun situs resmi perusahaan.
Meski mengalami perubahan nama, logo, dan identitas merek secara menyeluruh, manajemen memastikan bahwa transformasi ini tidak akan mengganggu operasional perbankan. Pihak bank menegaskan bahwa perusahaan tetap akan menjalankan seluruh kegiatan usaha serta layanan operasionalnya secara normal seperti biasa. (end)
Riset Terkait
Berita Terkait
