BCA Sekuritas
langid
Berita Harian

BANK MANDIRI REALISASIKAN DIVIDEN INTERIM Rp6,16 TRILIUN

Terbit Pada

02 October 2026

Saham Terkait

Terakhir diperbarui: 27-07-2026, 12:51:pm

27450842

IQPlus, (2/10) - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk merealisasikan pembayaran dividen interim tahun buku 2026 sebesar Rp66 per saham atau sekitar Rp6,16 triliun pada Jumat (2/10), bertepatan dengan HUT ke-28 perseroan.

"Pembayaran dividen interim yang bertepatan dengan HUT ke-28 Bank Mandiri menjadi momen bagi kami untuk mengapresiasi kepercayaan para pemegang saham, termasuk investor ritel," ujar Direktur Finance & Strategy Bank Mandiri Novita Widya Anggraini dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

Novita menambahkan, pada usia ke-28 ini, perseroan menginginkan pertumbuhan yang terus memberikan hasil yang dirasakan oleh seluruh masyarakat sekaligus memperkuat kepercayaan terhadap Bank Mandiri.

"Semangat 'Tumbuh Bersama Majukan Indonesia' kami wujudkan dengan menjaga kinerja, meningkatkan layanan bagi nasabah, dan memperluas kontribusi bagi perekonomian nasional dan wujud apresiasi kepada para pemegang saham," kata Novita.

Perseroan menyampaikan, keputusan pembagian dividen mencerminkan keyakinan manajemen terhadap fundamental dan prospek bisnis Bank Mandiri yang tetap kuat, didukung oleh kinerja intermediasi yang solid.

Dengan pembayaran ini, maka total dividen Bank Mandiri sepanjang kalender 2026 mencapai sekitar Rp50,63 triliun.

Jumlah tersebut terdiri atas dividen tahun buku 2025 sebesar Rp44,47 triliun dan dividen interim tahun buku 2026 sebesar Rp6,16 triliun.

Hingga Agustus 2026, penyaluran kredit secara bank only tumbuh 17,6 persen secara tahunan (year on year/yoy) menjadi Rp1.592 triliun.

Pertumbuhan kredit tersebut ditopang dana pihak ketiga (DPK) yang meningkat 17,6 persen (yoy) menjadi Rp1.687 triliun.

Pada periode yang sama, total aset mencapai Rp2.358 triliun atau tumbuh 20,7 persen (yoy), sedangkan laba bersih meningkat 22,3 persen (yoy) menjadi Rp37,5 triliun.

Kualitas aset tetap terjaga, tercermin dari rasio non-performing loan (NPL) gross sebesar 1,00 persen dengan coverage to NPL mencapai 240,6 persen.

Menurut perseroan, capaian tersebut menunjukkan pertumbuhan bisnis tetap dijalankan secara sehat dan berdasarkan prinsip kehati-hatian. (end/ant)

BCA Sekuritas | BCA Sekuritas