BCA Sekuritas
langid
Berita Harian

BANK MANDIRI CATAT PENYALURAN KUR Rp25,63 TRILIUN HINGGA JULI 2026

Terbit Pada

13 August 2026

Saham Terkait

Terakhir diperbarui: 04-08-2026, 09:20:am

22426252

IQPlus, (13/8)- PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mencatat penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) hingga Juli 2026 telah mencapai Rp25,63 triliun, atau 62,5 persen dari target penyaluran tahun 2026.

"Di tengah akselerasi penyaluran tersebut, kualitas kredit tetap terjaga baik, yang mencerminkan pengelolaan risiko yang sehat sekaligus efektivitas pendampingan kepada pelaku usaha," kata Senior Vice President Micro Development and Agent Banking Bank Mandiri Bayu Trisno Arief Setiawan, di Jakarta, Rabu.

Perseroan juga mencatat capaian positif dalam mendorong usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berkembang ke tahap berikutnya.

Pada Januari-Juli 2026, sebanyak 56.043 debitur telah berhasil melakukan graduasi atau naik kelas ke skema pembiayaan yang lebih tinggi. Selain itu, Perseroan menjangkau 134.682 debitur baru, sebagai bagian dari upaya memperluas akses pembiayaan produktif kepada masyarakat.

Sejalan dengan itu, Bank Mandiri terus memperkuat komitmennya dalam memberdayakan UMKM sebagai pilar utama perekonomian nasional.

Bertepatan dengan peringatan Hari UMKM Nasional, bank bersandi saham BMRI itu menegaskan perannya sebagai mitra pertumbuhan pelaku usaha melalui penguatan ekosistem pembiayaan, digitalisasi, dan pendampingan yang mendorong semakin banyak UMKM tumbuh dan naik kelas.

Upaya tersebut menjadi bagian dari kontribusi Bank Mandiri dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat, sekaligus memperkuat fondasi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang inklusif, tangguh, dan berkelanjutan.

Bayu mengatakan, Hari UMKM Nasional menjadi momentum untuk menegaskan bahwa keberhasilan pemberdayaan UMKM tidak hanya diukur dari besarnya pembiayaan yang disalurkan, tetapi juga dari semakin banyak pelaku usaha yang mampu meningkatkan kapasitas bisnis, memperluas pasar, dan naik kelas.

"Bagi kami, keberhasilan UMKM naik kelas merupakan indikator nyata bahwa pemberdayaan yang dilakukan memberikan dampak berkelanjutan bagi perekonomian nasional," ujarnya.

Sebagai mitra strategis pemerintah, Bank Mandiri terus mendukung berbagai program prioritas nasional dalam memperkuat sektor UMKM melalui penyaluran pembiayaan produktif, percepatan inklusi keuangan, dan transformasi digital.

Dukungan tersebut juga diwujudkan melalui sinergi dengan kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, komunitas usaha, serta berbagai pemangku kepentingan guna memperluas akses pasar dan meningkatkan daya saing pelaku usaha.

Perseroan meyakini penguatan UMKM memerlukan pendekatan yang menyeluruh. Karena itu, Bank Mandiri sebagai ekosistem penggerak ekonomi negeri terus mengintegrasikan akses pembiayaan, layanan transaksi digital, solusi pembayaran, serta program pendampingan dan pemberdayaan agar pelaku usaha dapat tumbuh secara berkelanjutan.

Komitmen tersebut semakin diperkuat melalui sinergi Bank Mandiri dalam ekosistem Danantara yang mendorong optimalisasi pembiayaan sektor produktif, memperkuat ketahanan ekonomi nasional, serta menciptakan nilai tambah bagi masyarakat.

Melalui kolaborasi tersebut, Bank Mandiri terus menghadirkan solusi yang mampu mempercepat pertumbuhan UMKM sebagai salah satu motor penggerak ekonomi Indonesia.

"Ke depan, Bank Mandiri bakal terus memperluas kolaborasi dan inovasi untuk mempercepat lahirnya lebih banyak UMKM yang naik kelas, semakin kompetitif, dan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap penciptaan lapangan kerja maupun pertumbuhan ekonomi nasional," kata Bayu. (end)