BAHLIL: INDONESIA BISA ATUR HARGA KOMODITAS SDA LEWAT BURSA MINERAL
Share via
Kategori
Ekonomi Bisnis
Terbit Pada
19 August 2026
23053590
IQPlus, (19/8) - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan Indonesia bisa mengatur harga komoditas sumber daya alam (SDA) melalui Bursa Mineral dan Komoditas Strategis.
"Dengan bursa komoditas yang diperintahkan oleh Bapak Presiden itu, diharapkan seluruh komoditas sumber daya alam kita, yang kita hasilkan dari negara kita, ya kita sendiri yang mengatur harganya," ujar Bahlil ketika ditemui di sela-sela acara The 12th Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition (IIGCE) 2026 yang digelar di Jakarta, Rabu.
Bahlil menjelaskan bahwa selama ini, yang mengatur harga komoditas sumber daya alam Indonesia adalah negara lain. Ia merujuk kepada harga batu bara yang rendah, yakni sempat menyentuh 97,65 dolar AS per ton pada periode kedua Juli 2025.
"Begitu kita bikin pengetatan, menjaga supply and demand, harganya sekarang sudah mulai bagus," ucap Bahlil.
Berdasarkan penetapan Kementerian ESDM, Harga Batubara Acuan (HBA) periode kedua Agustus 2026 sebesar 124,06 dolar AS per ton, lebih tinggi apabila dibandingkan dengan harga batu bara acuan pada Juli 2025.
Oleh karena itu, ia menegaskan bahwa dengan hadirnya Bursa Mineral dan Komoditas Strategis, pemerintah menargetkan agar Indonesia memiliki keleluasaan dalam mengatur harga komoditas SDA-nya sendiri. (end/ant)
Riset Terkait
Berita Terkait
