BCA Sekuritas
    langid
    Berita Harian

    BADAK LNG SIAPKAN STRATEGI BESAR HADAPI ERA TRANSISI ENERGI

    Kategori

    Ekonomi Bisnis

    Terbit Pada

    25 May 2026

    14448900

    IQPlus, (25/5) - - Badak LNG mulai mempersiapkan langkah strategis untuk mengoptimalkan portofolio bisnis di tengah era transisi energi.

    Komitmen tersebut dipaparkan dalam kunjungan kerja Komisaris PT Pertamina Hulu Energi (PHE), Nanang Untung, bersama Komisaris Independen dan Ketua Komite Audit PHE, Muhammad Indra Budiman, yang didampingi President Director & CEO Badak LNG di Gedung Utama Badak LNG pada Kamis (21/5/2026) hingga Jumat (22/5/2026).

    Rangkaian kunjungan kerja tersebut meliputi diskusi strategi bisnis, peninjauan fasilitas kilang atau management walkthrough, hingga kunjungan ke mitra binaan CSR Badak LNG, Telihan Recycle.

    Dalam paparannya, President Director & CEO Badak LNG, Achmad Khoiruddin, menjelaskan peta jalan pengembangan bisnis perusahaan yang didorong oleh penemuan cadangan gas alam baru di wilayah Kalimantan Timur oleh ENI.

    Potensi tambahan pasokan gas bumi tersebut berasal dari sejumlah wilayah strategis, di antaranya Geng North dengan estimasi cadangan sebesar 5 Trillion Cubic Feet (TCF), sumur Geliga dengan potensi 5 TCF gas alam, serta lapangan Gula dengan potensi mencapai 2 TCF.

    Untuk mengakomodasi tambahan pasokan gas di masa depan, Badak LNG kini berupaya mengoptimalkan fasilitas yang dimiliki.

    Selain fokus pada reaktivasi Train F, perusahaan juga tengah mengkaji rencana reaktivasi tambahan pada Train C dan D guna memastikan seluruh potensi gas dapat terserap secara optimal.

    Tak hanya itu, Badak LNG juga mulai aktif menjajaki diversifikasi bisnis melalui berbagai inovasi hijau.

    Salah satunya melalui proyek Carbon Dioxide to E-Methanol and E-Methane yang bertujuan mengubah emisi karbon menjadi produk hijau bernilai tambah tinggi.

    Langkah dekarbonisasi tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam mendukung komitmen Net Zero Emission.

    Adanya potensi tambahan pasokan gas bumi dan arah pengembangan inovasi baru ini dinilai menjadi momentum penting bagi perusahaan untuk memperkuat strategi bisnis ke depan. (end)