AVIA RAIH PERINGKAT NOMOR 1 ESG RISK RATING SUSTAINALYTYCS
Share via
Terbit Pada
26 August 2026
Saham Terkait
Terakhir diperbarui: 30-07-2026, 04:11:pm
23726321
IQPlus, (26/8) - PT Avia Avian Tbk (AVIA) kembali memperkuat kinerja keberlanjutannya setelah mencatat peringkat nomor 1 dalam Sustainalytics ESG Risk Rating di antara perusahaan peer dengan kapitalisasi pasar US$1,0-1,1 miliar.
Berdasarkan pemutakhiran penilaian per 30 Juni 2026, Avian Brands mencatat ESG Risk Rating sebesar 16,9, yang masuk dalam kategori Low Risk. Capaian tersebut menempatkan AVIA di posisi teratas dibandingkan kelompok perusahaan pembandingnya.
Selain memiliki ESG Risk Rating terendah di kelompok peer tersebut, AVIA juga mencatat ESG Risk Exposure terendah. Perusahaan menilai pencapaian ini mencerminkan kemampuan dalam mengelola berbagai risiko ESG yang berkaitan dengan kegiatan operasionalnya di industri bahan kimia dan manufaktur.
Risiko ESG AVIA Terus Menurun
Kinerja ESG AVIA menunjukkan tren perbaikan dalam beberapa periode terakhir. Pada 16 September 2025, ESG Risk Rating perusahaan tercatat sebesar 21,3. Angka tersebut kemudian membaik menjadi 20,5 pada 30 September 2025, turun menjadi 17,3 pada 30 Oktober 2025, dan kembali turun menjadi 16,9 pada 30 Juni 2026.
Dengan perkembangan tersebut, ESG Risk Rating AVIA telah turun 4,4 poin dibandingkan September 2025, dari 21,3 menjadi 16,9. Perusahaan menyebut penguatan sistem, kebijakan, tata kelola, serta berbagai inisiatif keberlanjutan yang dilakukan secara konsisten turut mendukung peningkatan kemampuan dalam mengelola risiko ESG.
Wakil Direktur Utama PT Avia Avian Tbk, Ruslan Tanoko, mengatakan pencapaian ESG Risk Rating 16,9 dan posisi nomor 1 di antara peer merupakan hasil dari komitmen perusahaan untuk memperkuat praktik keberlanjutan yang terintegrasi dengan strategi bisnis.
Menurutnya, ESG tidak sekadar menjadi pencapaian peringkat, tetapi merupakan bagian penting dari pengelolaan risiko, peningkatan kualitas operasional, serta penciptaan nilai jangka panjang.
AVIA juga menyatakan akan mempertahankan kualitas ESG Risk Management yang berada dalam kategori Strong, sekaligus terus menurunkan ESG Risk Exposure. Perusahaan menargetkan penguatan keberlanjutan dapat memberikan dampak nyata bagi lingkungan, masyarakat dan pemangku kepentingan, sekaligus mendukung pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkelanjutan. (end)
Riset Terkait
Berita Terkait
