ASKRINDO SEDIAKAN ASURANSI MIKRO BAHARI DI KABUPATEN DEMAK
Share via
Kategori
Ekonomi Bisnis
Terbit Pada
03 June 2026
15347367
IQPlus, (3/6) - PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) melalui Branch Office Semarang menandatangani perjanjian kerja sama asuransi mikro bahari dengan pemerintah daerah Kabupaten Demak, Jawa Tengah, untuk memberikan perlindungan bagi para nelayan.
Direktur Bisnis Askrindo Budhi Novianto menyampaikan bahwa kerja sama ini diharapkan dapat menjadi solusi perlindungan bagi nelayan Kabupaten Demak yang selama ini membutuhkan jaminan keamanan terhadap kapal kayu maupun perahu yang digunakan untuk melaut.
"Dengan adanya kerja sama ini, kami berharap ribuan nelayan yang berada di Kabupaten Demak mendapatkan perlindungan yang optimal bagi para nelayan, khususnya untuk kapal dan perahu nelayan skala kecil hingga menengah," kata Budhi dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu.
Budhi menambahkan, kerja sama tersebut memiliki potensi bisnis yang cukup besar, mengingat wilayah Demak memiliki sekitar 5.254 kapal atau perahu nelayan dan 10.500 nelayan.
Branch Manager Askrindo Semarang Gami Aji Libraga menambahkan kolaborasi ini merupakan langkah strategis Askrindo dalam memperluas perlindungan asuransi bagi sektor kelautan dan perikanan, khususnya para nelayan yang memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan ekonomi daerah.
"Kerja sama bersama Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Demak diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi para nelayan dalam menjalankan aktivitas usahanya, sekaligus membuka peluang pengembangan layanan asuransi lainnya yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat pesisir," ujar Gami.
Selain penandatangan kerja sama, Askrindo juga melakukan kegiatan sosialisasi yang diikuti oleh para nelayan Kabupaten Demak sebagai peserta guna memberikan pemahaman terkait manfaat produk asuransi umum dan asuransi mikro bagi sektor kelautan dan perikanan.
"Ke depan, kolaborasi ini juga diharapkan dapat berkembang pada berbagai produk asuransi lainnya seperti asuransi mikro usahaku untuk UMKM pengolahan produk perikanan dan kelautan, asuransi nelayan (PA nelayan), serta produk perlindungan lainnya," tuturnya. (end)
Riset Terkait
Berita Terkait
