ASKRINDO GANDENG DISDIK DKI BERIKAN LITERASI LINGKUNGAN BAGI PELAJAR
Share via
Kategori
Ekonomi Bisnis
Terbit Pada
06 January 2026
00526664
IQPlus, (6/1) - PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan DKI Jakarta dalam program Urban Sustainability Education yang memberikan literasi lingkungan bagi pelajar.
Direktur Utama Askrindo M. Fankar Umran dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin, menyatakan pihaknya sebagai perusahaan asuransi berupaya mendukung program pemerintah, baik pusat maupun daerah, yang bertujuan memperluas dampak lingkungan melalui pendidikan dan peningkatan literasi berkelanjutan.
Keterlibatan Askrindo dalam kegiatan ini juga menjadi bagian dari kontribusi perusahaan terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB).
"Program ini juga memastikan bahwa apa yang telah dijalankan tepat sasaran dan memberi manfaat nyata bagi generasi muda Jakarta," ujar Fankar.
Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 1.000 ribu pelajar dari jenjang SD hingga SMA serta siswa diaspora di seluruh wilayah DKI Jakarta.
Salah satu kegiatan utama adalah penanaman pohon yang dilaksanakan secara serentak bersama semua pelajar yang hadir sebagai simbol komitmen bersama dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.
Selain itu, peserta juga mendapatkan pengalaman langsung mengenai ketahanan pangan dan lingkungan.
Siswa diperkenalkan untuk memanfaatkan ruang terbatas dalam menanam apotek hidup & membuat tanaman hidroponik. Pendekatan ini mengajarkan bahwa ketahanan pangan dapat dimulai dari lingkungan tempat tinggal sendiri.
Kemudian, peserta didik juga diajarkan mitigasi bencana, pemahaman risiko kota, dan membangun karakter tangguh yang dibutuhkan dalam kehidupan perkotaan.
Askrindo berharap program Urban Sustainability Education ini menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran generasi muda mengenai keberlanjutan lingkungan yang berdampak pengurangan emisi karbon.
"Sekaligus agar masyarakat terdorong berperan aktif dalam mewujudkan kota yang lebih hijau, adaptif, dan berkelanjutan di masa mendatang," tutur Fankar. (end)
Riset Terkait
Berita Terkait
