ASDP PERKUAT KONEKTIVITAS DI KEPULAUAN RIAU
Share via
Kategori
Ekonomi Bisnis
Terbit Pada
19 June 2026
16931443
IQPlus, (19/6) - Komitmen PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) dalam memperkuat konektivitas antarpulau kembali diwujudkan melalui pengembangan infrastruktur Pelabuhan Tanjung Uban, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau.
Melalui seremoni groundbreaking pembangunan Dermaga 2 dan peningkatan kapasitas Dermaga 1 yang digelar pada Kamis (18/6), ASDP menegaskan perannya sebagai penggerak konektivitas sekaligus katalis pertumbuhan ekonomi di kawasan kepulauan.
Acara tersebut dihadiri Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad, Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan Ronny Kartika, Kepala Dinas Perhubungan Kepulauan Riau Junaidi, perwakilan Danrem Kolonel Infanteri Elri Priyanto, perwakilan Kapolda Kombes Pol Ade Mulyana, Kepala BPTD Kelas II Kepulauan Riau Dini Kusumahati, Direktur Operasi 1 Nindya Karya Fatchurrohman, Direktur Utama ASDP Heru Widodo, Direktur Teknik Nana Sutisna, Direktur SDM dan Layanan Korporasi Ardhi Ekapaty, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, serta manajemen ASDP.
Direktur Utama ASDP Heru Widodo menegaskan bahwa pengembangan Pelabuhan Tanjung Uban merupakan langkah strategis untuk mengantisipasi pertumbuhan mobilitas masyarakat dan distribusi logistik yang terus meningkat di wilayah kepulauan.
"Setiap dermaga yang kami bangun bukan sekadar infrastruktur fisik, melainkan penghubung berbagai peluang ekonomi, pengembangan sektor pariwisata, dan peningkatan daya saing daerah. Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen ASDP dalam mewujudkan visi We Bridge the Nation, menghubungkan wilayah sekaligus membuka akses terhadap pertumbuhan yang lebih inklusif," ujar Heru.
Dukungan terhadap proyek tersebut juga datang dari Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad.
Menurutnya, peningkatan fasilitas pelabuhan merupakan langkah strategis untuk memperkuat konektivitas antarpulau di Provinsi Kepulauan Riau yang didominasi wilayah perairan.
Ia berharap seluruh proses pembangunan dapat berjalan sesuai rencana sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat.
Dalam proyek ini, ASDP membangun Dermaga 2 dengan panjang 119,48 meter yang dirancang untuk melayani kapal hingga 1.000 Gross Tonnage (GRT).
Dermaga tersebut akan dilengkapi movable bridge berkapasitas 80 ton guna memperlancar proses bongkar muat kendaraan dan penumpang.
Secara bersamaan, kapasitas Dermaga 1 juga ditingkatkan melalui penguatan infrastruktur serta fasilitas sandar.
Dengan peningkatan tersebut, dermaga mampu melayani kapal hingga 2.000 GRT dengan panjang sandar mencapai 200,90 meter.
Target Rampung Akhir 2026
General Manager ASDP Cabang Batam Reno Yulianto menjelaskan bahwa selain pengembangan Pelabuhan Tanjung Uban, perusahaan juga melakukan rehabilitasi Dermaga I Pelabuhan Telaga Punggur.
Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan aspek keselamatan, kenyamanan, serta efisiensi layanan transportasi penyeberangan di wilayah Kepulauan Riau.
"Seluruh pekerjaan ini kami targetkan dapat selesai dan beroperasi optimal pada akhir tahun 2026. Melalui peningkatan kapasitas dermaga dan modernisasi fasilitas pendukung, ASDP berkomitmen menghadirkan layanan penyeberangan yang semakin prima guna mendukung mobilitas masyarakat, kelancaran rantai pasok, dan aktivitas ekonomi daerah," jelas Reno. (end)
Riset Terkait
Berita Terkait
