BCA Sekuritas
    langid
    Berita Harian

    AIRNAV PERKUAT KOLABORASI DI WONOSOBO

    Kategori

    Ekonomi Bisnis

    Terbit Pada

    30 March 2026

    08859422

    IQPlus, (30/3) - AirNav Indonesia menegaskan komitmennya untuk menjaga keselamatan penerbangan nasional dengan mendukung penggunaan balon udara yang ditambatkan sebagai alternatif yang lebih aman sekaligus tetap menghormati tradisi masyarakat Wonosobo.

    Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan pemberdayaan masyarakat lewat Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Kampung Kasanah di Kabupaten Wonosobo.

    Program ini menjadi bentuk kontribusi perusahaan dalam mendorong masyarakat agar lebih mandiri, produktif, dan memiliki daya saing melalui pengembangan potensi lokal.

    Langkah tersebut dinilai penting karena masih adanya laporan balon udara tak terkendali yang berpotensi mengganggu keselamatan penerbangan, khususnya pada periode Syawalan.

    AirNav Indonesia mencatat sejak Idulfitri 1447 H/2026 M hingga 28 Maret 2026 terdapat 27 laporan balon udara tidak terkendali di berbagai wilayah.

    Balon-balon tersebut terdeteksi pada beragam ketinggian dan fase penerbangan, mulai dari sekitar 1.500 kaki, 6.000 kaki, 10.000 kaki, hingga mencapai FL350, termasuk di area sekitar Yogyakarta, Kebumen, Pasuruan, serta jalur menuju wilayah udara Bali.

    Situasi tersebut menegaskan bahwa balon udara liar bukan sekadar persoalan ketertiban, tetapi juga membawa risiko nyata terhadap keselamatan penerbangan domestik maupun internasional.

    Oleh karena itu, AirNav Indonesia mengimbau masyarakat untuk menghentikan penerbangan balon liar dalam kondisi apa pun.

    "Tradisi budaya yang baik harus dijaga dan dilestarikan. Tapi, bukan membahayakan keselamatan penerbangan,"ujar Direktur Utama Capt. Avirianto Suratno di sela Festival Balon Udara Wonosobo, di Alun - Alun Kota Wonosobo, Jawa Tengah 29 Maret 2026. (end)