BCA Sekuritas
langid
Berita Harian

AIRNAV INDONESIA DAN AIRBUS TEKEN MOU EFISIENSI

Kategori

Ekonomi Bisnis

Terbit Pada

30 September 2026

27253115

IQPlus, (30/9) - AirNav Indonesia dan Airbus menandatangani Memorandum ofUnderstanding (MoU) tentang kolaborasi keberlanjutan dan efisiensi penggunaan ruang udara di Indonesia, Selasa, 29 September 2026. MoU tersebut ditandatangani Direktur Utama AirNavIndonesia Avirianto Suratno dan President Airbus International Wouter van Wersch di Kantor Kementerian PPN/Bappenas, serta disaksikan Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy.

Kerja sama ini menjadi kerangka bagi AirNav Indonesia dan Airbus untuk menjajaki berbagai peluang optimalisasi Manajemen Lalu Lintas Penerbangan (Air Traffic Management/ATM) di ruang udara Indonesia, dengan tujuan mendukung efisiensi operasional penerbangan nasional sekaligus mendorong operasional penerbangan yang lebih berkelanjutan.

Direktur Utama AirNav Indonesia Avirianto Suratno mengatakan, kolaborasi tersebut merupakan bagian dari upaya AirNav Indonesia untuk terus meningkatkan kontribusinya dalam optimalisasi sistem penerbangan nasional melalui pengelolaan ruang udara yang semakin efisien.

"Bagi AirNav Indonesia, optimalisasi penerbangan nasional tidak terlepas dari bagaimana ruang udara dikelola secara aman, lancar, efisien, dan mampu merespons pertumbuhan lalu lintas udara. Melalui kolaborasi dengan Airbus, kami ingin mengidentifikasi berbagai peluang dan solusi yang dapat mendukung peningkatan efisiensi operasional penerbangan, dengan tetap mempertimbangkan karakteristik dan kebutuhan ruang udara Indonesia," ungkap Avirianto.

Dia menjelaskan, kolaborasi ini merupakan kelanjutan dari pembahasan AirNav Indonesia dan Airbus dalam mengidentifikasi berbagai peluang peningkatan efisiensi operasional dan keberlanjutan penerbangan di Indonesia. Upaya tersebut menjadi penting seiring pertumbuhan lalu lintas udara dan kebutuhan untuk terus mengoptimalkan pemanfaatan ruang udara bagi para pengguna jasa penerbangan nasional.

Salah satu fokus utama kerja sama adalah mengidentifikasi dan menentukan prioritas area dalam praktik ATM saat ini yang memiliki peluang terbesar untuk dioptimalkan, khususnya area yang berkontribusi terhadap emisi CO2 Dari area yang teridentifikasi, kedua pihak akan memetakan solusi operasional maupun teknologi yang telah berhasil meningkatkan kinerja ATM dan memberikan dampak positif terhadap lingkungan.

Dalam proses tersebut, pengalaman dan solusi yang telah dikembangkan melalui program modernisasi ATM global, termasuk SESAR (Single European Sky ATM Research) dan ASBU (ICAO Aviation System Block Upgrades), akan menjadi salah satu referensi untuk dikaji lebih lanjut. (end)