AIRNAV DUKUNG KETAHANAN PANGAN DI BOYOLALI
Share via
Kategori
Ekonomi Bisnis
Terbit Pada
11 March 2026
06941584
IQPlus, (11/3) - AirNav Indonesia berhasil menorehkan prestasi melalui program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) dengan panen perdana melon hidroponik di Desa Guklowajen, Kecamatan Sawit, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.
Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam mendukung ketahanan pangan masyarakat sekaligus memberdayakan petani binaan.
Program pertanian modern ini menunjukkan hasil yang menggembirakan bagi semua pihak yang terlibat.
"Alhamdulillah, dari area seluas 250 meter persegi, melon seberat 1,5 ton yang dikembangbiakkan secara hidroponik berhasil dipanen pada Senin, 9 Maret 2026. Ini kabar yang sangat menggembirakan. Menjadi pertanda bahwa metode yang diterapkan para petani binaan kami bisa dikembangkan lebih jauh lagi, agar dapat memberikan hasil yang lebih besar," jelas Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko AirNav Indonesia Azizatun Azhimah, melalui keterangan resmi yang dirilis Selasa, 10 Maret 2026.
Para petani yang tergabung dalam program ini adalah Mitra Binaan AirNav Indonesia yang dikelola melalui Program TJSL.
Dengan memanfaatkan sistem hidroponik, petani dapat mengoptimalkan lahan terbatas untuk bercocok tanam tanpa mengorbankan kualitas dan kuantitas hasil.
Kehadiran AirNav Indonesia membantu kelompok tani ini sekaligus menegaskan komitmen perusahaan dalam memberdayakan masyarakat secara berkelanjutan.
Program ini menjadi pilot project dalam memperkenalkan pertanian modern yang lebih terukur dan bernilai ekonomi.
Dari modal awal sebanyak 740 bibit melon, budidaya yang dilakukan di lahan terbatas menghasilkan 650 buah dengan total berat sekitar 1,5 ton. "Ini hasil yang luar biasa," ungkap Azizatun.
Hasil panen perdana sebagian dibagikan kepada masyarakat, sementara sisanya dijual untuk mendukung pembelian bibit berikutnya, sehingga program dapat berlanjut. (end)
Riset Terkait
Berita Terkait
