BCA Sekuritas
langid
Berita Harian

AGRINAS PALMA BANGUN EKOSISTEM AGRIBISNIS PERKEBUNAN MELALUI KOPERASI

Kategori

Ekonomi Bisnis

Terbit Pada

13 July 2026

19340420

IQPlus, (13/7) - PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) berkolaborasi strategis dengan Kementerian Koperasi, untuk menempatkan koperasi sebagai pilar utama dalam membangun ekosistem agribisnis perkebunan, sehingga mempercepat terwujudnya ketahanan pangan dan energi nasional.

Direktur Utama PT Agrinas Palma Nusantara (Persero), Mohammad Abdul Ghani menyampaikan, koperasi memiliki peran strategis sebagai wadah pemberdayaan petani sekaligus penggerak ekonomi di tingkat akar rumput dan menghubungkan model kemitraan koperasi, petani, mitra strategis, lembaga keuangan, dan berbagai pemangku kepentingan dalam satu ekosistem yang saling menguatkan.

"Melalui penguatan koperasi, Agrinas Palma tidak hanya mendorong peningkatan produktivitas dan nilai tambah sektor perkebunan, tetapi juga menggerakkan aktivitas ekonomi daerah, memperluas penyerapan tenaga kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pemerataan ekonomi secara berkelanjutan," ujarnya dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin.

Konsep yang dikembangkan Agrinas Palma mengedepankan kemitraan triple helix, yaitu sinergi antara koperasi sebagai wadah pemberdayaan petani, Agrinas Palma sebagai lead integrator, serta mitra strategis sebagai penyedia teknologi, akses pasar, dan dukungan pembiayaan.

Dalam skema tersebut, Agrinas Palma berperan sebagai penyedia lahan sekaligus lead integrator yang menghubungkan koperasi petani dengan mitra strategis untuk memastikan produksi, pengolahan, dan penyerapan hasil berjalan secara terintegrasi.

Kemitraan ini tidak hanya menciptakan kepastian usaha bagi koperasi dan petani, tetapi juga memperkuat kredibilitas bisnis sehingga mempermudah akses terhadap pembiayaan lembaga keuangan guna mendukung ekspansi usaha dan peningkatan skala produksi.

Pendekatan ini juga mendorong peningkatan produktivitas melalui penerapan teknologi modern, penggunaan benih unggul, mekanisasi, serta pendampingan agronomis. Dengan produktivitas yang lebih tinggi dan biaya produksi yang lebih efisien, koperasi diharapkan mampu meningkatkan daya saing komoditas sekaligus menciptakan nilai tambah bagi para petani.

Abdul Ghani mengatakan model kolaborasi ini dirancang untuk mempercepat hilirisasi komoditas strategis yang menjadi mandat dari Kementerian Pertanian kepada Agrinas Palma, meliputi pengembangan perkebunan kelapa sawit, singkong, jagung, dan kedelai, sehingga mampu menciptakan nilai tambah, meningkatkan produktivitas, dan mendorong kesejahteraan petani secara berkelanjutan.

Melalui strategi ini, Agrinas Palma menegaskan komitmennya untuk membangun ekosistem agribisnis perkebunan berbasis koperasi yang modern, inklusif, dan berkelanjutan. Sinergi antara pemerintah, koperasi, dunia usaha, dan lembaga keuangan diharapkan menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan ketahanan pangan dan energi nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani Indonesia. (end/ant)