YAYASAN ASTRA HADIRKAN 5 UMKM FASHION BINAAN DI FASHION NATION 2026
Share via
Published On
21 September 2026
Related Stocks
Latest update: 11-09-2026, 12:01:am
26343398
IQPlus, (21/9) - Yayasan Astra Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) kembali berkolaborasi dengan Sparks Fashion Academy (SFA) dalam Fashion Nation 20th Edition bertema "The Future Nostalgic". Dalam ajang yang digelar di Main Atrium Senayan City, Jakarta, Minggu (20/9/2026), lima UMKM fashion binaan Yayasan Astra YDBA menampilkan koleksi busana berbahan Tenun Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Lima UMKM yang tampil dalam peragaan busana tersebut yakni Soloputri, Alendra, Copa de Flores, Conny's Creation, dan Kelow. Sebelum peragaan busana berlangsung, Yayasan Astra YDBA bersama SFA juga menggelar mini talkshow yang membahas perjalanan kolaborasi dalam pembinaan UMKM di sektor fashion.
Koleksi Tenun Manggarai Barat tersebut merupakan hasil pembinaan Yayasan Astra YDBA terhadap pelaku UMKM tenun di Manggarai Barat selama dua tahun terakhir. Pendampingan dilakukan dari hulu hingga hilir, mulai dari peningkatan teknik tenun, standardisasi produk, hingga manajemen usaha untuk memenuhi standar Quality, Cost & Delivery (QCD) yang dibutuhkan industri fashion. Pembinaan juga mencakup perluasan akses pasar agar produk tenun dapat masuk ke rantai pasok.
Ketua Pengurus Yayasan Astra YDBA Rahmat Samulo mengatakan, wastra tidak hanya perlu dilestarikan sebagai warisan budaya, tetapi juga dikembangkan menjadi produk modern yang dapat mendorong perekonomian masyarakat lokal. Menurutnya, kolaborasi dengan SFA memberikan UMKM binaan kemampuan dalam aspek bisnis dan desain sehingga Tenun Manggarai Barat dapat diolah menjadi busana modern.
"Bagi Yayasan Astra YDBA, wastra bukan hanya warisan yang harus dijaga, tetapi juga peluang bagi UMKM untuk naik kelas. Lewat kolaborasi dengan SFA, UMKM binaan kami dibekali sense of business sekaligus sense of design, sehingga Tenun Manggarai Barat dapat hadir sebagai busana modern yang siap bersaing di pasar yang lebih luas," ujar Rahmat.
Kelima UMKM tersebut dipilih melalui proses kurasi bersama tim mentor SFA dalam program Fashion Design Intermediate. Penilaian meliputi keaktifan selama pelatihan, perkembangan dan kualitas pengerjaan proyek, keunikan karakter merek yang sesuai dengan tema "The Future Nostalgic", kemampuan mengolah tenun Manggarai menjadi produk modern, serta komitmen mengikuti seluruh rangkaian program hingga Fashion Nation 2026.
Masing-masing UMKM membawa karakter desain berbeda. Soloputri mengembangkan eksplorasi eco coloring dengan siluet minimalis dan motif yang terinspirasi identitas Indonesia. Alendra mengedepankan wastra dengan perpaduan elemen etnik dalam tampilan modern dan komersial, sedangkan Copa de Flores mengembangkan desain yang dipengaruhi arsitektur dan karakter tenun Nusa Tenggara dengan gaya modern serta youthful. Conny's Creation mengusung experimental textile dan gaya eclectic, sementara Kelow menggabungkan spesialisasi denim dengan gaya edgy dan etnik kontemporer.
Tahun 2026 menjadi tahun ketiga kolaborasi Yayasan Astra YDBA dan SFA sejak pelatihan bersama dimulai pada 2024. Adapun keterlibatan UMKM fashion binaan dalam Fashion Nation telah dimulai sejak 2025. Setiap tahun, Yayasan Astra YDBA membina sekitar 100 UMKM fashion, dengan sekitar 25 UMKM di antaranya mengikuti program kolaborasi bersama SFA yang terdiri atas tiga tingkatan, yakni Basic, Intermediate, dan Professional.
Dalam program tersebut, pelaku UMKM mendapatkan pembekalan mulai dari dasar desain fashion, riset tren, pengembangan merek, hingga persiapan koleksi untuk pasar retail dan perencanaan ekspansi bisnis. Dari setiap batch, lima UMKM memperoleh kesempatan tampil di Fashion Nation, sementara 20 UMKM lainnya hadir untuk memperoleh wawasan yang dapat diterapkan dalam pengembangan usaha masing-masing.
Melalui program pembinaan rantai pasok UMKM, SFA berperan sebagai mentor dan tenaga ahli di bidang desain yang memperkuat kompetensi UMKM dalam industri fashion, termasuk desain, riset tren, dan branding. Yayasan Astra YDBA menyatakan akan melanjutkan pendampingan UMKM fashion dan kerajinan dari hulu hingga hilir untuk mendukung pengembangan produk wastra lokal ke pasar nasional dan global. (end)
Related Research
News Related
