TOPANG PENJUALAN, KLBF PACU EKSPANSI KE 40 NEGARA
Share via
Published On
11 September 2026
Related Stocks
Latest update: 07-09-2026, 12:10:pm
25336744
IQPlus, (11/9) - PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) terus memperkuat posisinya sebagai perusahaan farmasi berbasis publik terbesar di Asia Tenggara. Perseroan mencatatkan indikatif penjualan bersih (net sales) mencapai Rp30,451 triliun pada tahun fiskal 2023.
Berdasarkan dokumen profil perusahaan yang dirilis perseroan, kontribusi penjualan tertinggi disumbangkan oleh segmen Distribusi & Logistik yang mencapai 36,6% dari total penjualan bersih.
Segmen Produk Kesehatan Konsumen (Consumer Health) berada di posisi kedua dengan kontribusi 26,2%, disusul oleh segmen Obat Resep (Prescription Pharmaceuticals) sebesar 25,0%, serta segmen Nutrisi (Nutritionals) yang menyumbang 12,1%.
Perseroan yang telah mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia sejak 1991 ini memiliki kapitalisasi pasar sebesar Rp74,5 triliun ($4,8 miliar) per 31 Desember 2023, dengan porsi saham publik (free float) mencapai 42,01% (termasuk saham treasury).
Guna menopang pertumbuhannya, KLBF mengandalkan jaringan distribusi komprehensif yang didukung 72 cabang dan 3 Regional Distribution Centre (RDC) untuk melayani lebih dari 200.000 outlet di Indonesia.
Tak hanya itu, KLBF juga terus memperluas penetrasi pasar internasional. Saat ini, 94% penjualan KLBF masih didominasi oleh pasar domestik, sementara 6% berasal dari pasar ekspor.
Perseroan telah hadir di sekitar 40 negara yang tersebar di wilayah ASEAN, Asia Timur, Asia Selatan, Timur Tengah, hingga benua Afrika. Beberapa negara tujuan ekspor tersebut antara lain Filipina, Vietnam, Malaysia, Thailand, Myanmar, Kamboja, Singapura, Tiongkok, Sri Lanka, Uni Emirat Arab, Nigeria, dan Afrika Selatan. (end)
Related Research
News Related
