BCA Sekuritas
langen
Daily News

TJSL PT TIMAH JANGKAU 15.605 PENERIMA MANFAAT

Published On

21 September 2026

Related Stocks

Latest update: 02-07-2026, 01:34:pm

26329259

IQPlus, (21/9) - Sebanyak 15.605 masyarakat menjadi penerima manfaat program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT TIMAH (Persero) Tbk hingga Semester I tahun 2026 yang dilaksanakan dalam berbagai aspek mulai pendidikan, kesehatan, lingkungan, pemberdayaan ekonomi, hingga sosial kemasyarakatan.

Program TJSL yang dilaksanakan merupakan upaya PT TIMAH untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat di wilayah operasional yang tersebar di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Provinsi Riau, Provinsi Kepulauan Riau dan Jakarta.

Program TJSL dilaksanakan secara terintegrasi bersama Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) serta Program Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil (PUMK).

Beragam program unggulan dijalankan untuk menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mendorong kemandirian. Di bidang pendidikan, PT TIMAH menjalankan Pemali Boarding School dan Gerakan Nasional Pemberantasan Buta Matematika (Gernas Tastaka) sebagai bagian dari dukungan terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Sementara di bidang lingkungan, program yang dijalankan antara lain Program Kolong Terintegrasi, penanaman mangrove serta program 1.000 Pohon untuk Negeri. Program ini diarahkan untuk mendukung pemulihan lingkungan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga ekosistem.

Pada sektor kesehatan, PT TIMAH menghadirkan Program Oto Sihat (Mobil Sehat) yang mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat. Selain itu, terdapat Program Kemunting (Kegiatan Mencegah Stunting) yang berfokus pada upaya pencegahan dan penanganan stunting melalui edukasi serta dukungan kepada masyarakat.

Dukungan terhadap ketahanan ekonomi masyarakat juga menjadi bagian penting dari program perusahaan. Melalui Program Ketahanan Pangan dan Koperasi Binaan, masyarakat didorong untuk mengembangkan potensi ekonomi lokal dan membangun kemandirian secara berkelanjutan.

Sementara melalui program PUMK, PT TIMAH menjalankan sejumlah program unggulan bagi pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK). Program tersebut meliputi penyaluran pembiayaan UMK melalui kerja sama dengan BRI sesuai dengan ketentuan Kementerian BUMN, peningkatan kompetensi dan kapasitas UMK melalui pelatihan dan workshop, serta program pameran dan promosi produk UMK binaan.

Pada Semester I 2026, realisasi program unggulan PUMK telah mencapai 8 dari target 16 kegiatan atau sebesar 50 persen dari target tahunan.

Tak hanya berfokus pada aspek ekonomi, program TJSL juga menyentuh pelestarian budaya lokal melalui Program Pelestarian Adat Gebong Mamarong. Program ini menjadi bagian dari upaya menjaga nilai-nilai budaya dan kearifan lokal agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.

PT TIMAH juga menjalankan program Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH) untuk membantu masyarakat mendapatkan hunian yang lebih layak dan sehat. Program tersebut menjadi salah satu bentuk perhatian perusahaan terhadap kualitas hidup masyarakat di wilayah operasional.

Salah satu penerima manfaat program TJSL PT TIMAH Maryati warga Belitung yang mendapatkan bantuan renovasi rumah mengaku sangat besyukur dengan adanya bantuan dari PT TIMAH.

"Dapur sudah roboh, kalau hujan takut tertimpa kayu dan seng, kalau angin kencang atau kami takut sekali dan hanya bisa berdoa untuk keselamatan. Karena hampir sebagain rumah sudah rusak," ungkap Maryati beberapa waktu lalu.(end)