BCA Sekuritas
langen
Daily News

RI-JEPANG PERKUAT KAPASITAS PENGELOLAAN EKOSISTEM MANGROVE

Category

Business Economics

Published On

22 May 2026

14157524

IQPlus, (22/5) - Badan Kerja Sama Internasional Jepang (JICA) dan Kementerian Kehutanan (Kemenhut) RI resmi bekerja sama untuk memperkuat kapasitas pengelolaan ekosistem bakau secara berkelanjutan.

Dalam keterangan pers JICA yang diterima di Jakarta, Jumat, inisiatif kerja sama itu ditandai dengan rapat pertama Komite Koordinasi Bersama (JCC) antara JICA dan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS) dan Rehabilitasi Hutan Kemenhut di Jakarta pada Rabu (20/5).

Kerja sama bertajuk "Proyek Penguatan Kapasitas Pengelolaan Mangrove Berkelanjutan untuk Adaptasi Berbasis Ekosistem terhadap Perubahan Iklim" itu akan dilaksanakan selama tiga tahun dengan melibatkan Ditjen Pengelolaan DAS dan Rehabilitasi Hutan serta Ditjen Perhutanan Sosial di Kemenhut.

JICA menyebutkan kerja sama itu bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengelolaan tanaman bakau dalam upaya menghadapi dampak perubahan iklim di Indonesia.

Selain itu, proyek itu juga untuk memperkuat kemitraan strategis antara Indonesia dan Jepang di bidang lingkungan, terutama pengelolaan mangrove secara berkelanjutan.

Kerja sama tersebut mencakup pengembangan komunikasi, pendidikan, dan kesadaran masyarakat, serta pengembangan ekonomi berbasis mangrove, seperti ekowisata dan praktik wanamina (silvofishery).

Silvofishery merupakan sistem budidaya yang mengintegrasikan perikanan dan konservasi hutan mangrove dalam satu ekosistem berkelanjutan.

Selain itu, kerja sama itu juga akan memperkuat kolaborasi internasional, termasuk inisiatif World Mangrove Centre, salah satu prioritas Pemerintah Indonesia dalam konservasi pesisir.

Perwakilan senior JICA di Indonesia, Matsuda Hiroyuki, menyampaikan kerja sama di bidang mangrove tersebut merupakan salah satu kerja sama yang paling bersejarah. (end)