RANGKAIAN AKSI RUNS DARI RESTRUKTURISASI SAHAM HINGGA KAPITALISASI AGIO
Share via
Published On
26 June 2026
Related Stocks
Latest update: 04-08-2026, 09:31:am
17654698
IQPlus, (26/6) - PT Global Sukses Solusi Tbk (kode emiten: RUNS) mengumumkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada 24 Juni 2026. Rapat yang dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili 70,68% dari seluruh saham dengan hak suara sah ini menyepakati sejumlah langkah strategis dan rangkaian aksi korporasi besar perseroan.
Dalam agenda RUPSLB, para pemegang saham secara kuorum menyetujui rencana perseroan untuk melakukan penyesuaian nilai modal dasar menjadi sebesar Rp100.000.000.000 (seratus miliar rupiah). Modal dasar baru tersebut kini terbagi atas 2.500.000.000 lembar saham. Sejalan dengan penataan struktur modal tersebut, emiten teknologi ini juga mengesahkan perubahan nilai nominal saham menjadi sebesar Rp40 per lembar.
Langkah restrukturisasi ini diperkuat dengan persetujuan peningkatan Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh melalui kapitalisasi Tambahan Modal Disetor atau Agio Saham. Melalui skema kapitalisasi ini, komposisi modal ditempatkan dan disetor penuh RUNS tercatat menjadi sebanyak 983.557.875 lembar saham. Secara keseluruhan, akumulasi nilai nominal tersebut mencapai Rp39.342.315.000.
Selain restrukturisasi nilai saham, perseroan mengantongi restu untuk mengalihkan saham hasil pembelian kembali (buyback) yang saat ini dicatatkan sebagai saham tresuri (treasury stock). RUNS akan mengalihkan sebanyak-banyaknya 60% dari total saham yang dibeli kembali atau sebanyak 2.688.500 lembar saham. Saham-saham tresuri ini ditetapkan untuk dialihkan dengan patokan harga sebesar Rp175 per lembar saham.
Sementara itu, pelaksanaan RUPST menyepakati pengesahan Laporan Tahunan serta Laporan Keuangan Audit Konsolidasian Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025. Rapat juga memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (acquit et de charge) kepada seluruh anggota Direksi dan Dewan Komisaris atas tindakan pengurusan serta pengawasan yang tercermin dalam laporan keuangan tahun lalu tersebut.
Menutup agenda tahunan, pemegang saham menyepakati pagu anggaran gaji dan tunjangan bagi Dewan Komisaris untuk tahun buku 2026 setinggi-tingginya sebesar Rp780.000.000. Rapat juga menyetujui penunjukan Kantor Akuntan Publik Jojo Sunarjo & Rekan dengan Akuntan Publik Muhammad Adrian untuk mengaudit laporan keuangan konsolidasian perseroan yang berakhir pada 31 Desember 2026.
Pada akhir masa sidang RUPSLB, para pemegang saham sepakat mempertahankan formasi manajemen dengan mengangkat kembali seluruh anggota Direksi dan Dewan Komisaris yang saat ini menjabat untuk periode ke-2 hingga 23 Juni 2031. Posisi Direktur Utama tetap dijabat oleh Sony Rachmadi Purnomo bersama Suhartono sebagai Direktur, didampingi Wahyu Hidayat selaku Komisaris Utama dan Indrawan Nugroho selaku Komisaris Independen. (end)
Related Research
News Related
