PETROSEA PERTAHANKAN PERINGKAT IDA+ DARI PEFINDO
Share via
Published On
14 September 2026
Related Stocks
Latest update: 10-09-2026, 10:20:am
25651909
IQPlu, (14/9) - PT Petrosea Tbk (IDX: PTRO) kembali mempertahankan peringkat corporate rating idA+/Stable (Single A Plus; Stable Outlook) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) berdasarkan hasil pemeringkatan tanggal 7 September 2026.
Petrosea juga mempertahankan peringkat idA+ (Single A Plus) untuk Obligasi Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2024 dan Tahap II Tahun 2025, serta peringkat idA+(sy) (Single A Plus Syariah) untuk Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2024 dan Tahap II Tahun 2025.
Peringkat tersebut diberikan berdasarkan data dan informasi Perusahaan, termasuk Laporan Keuangan Tidak Diaudit per 31 Maret 2026 dan Laporan Keuangan Audit per 31 Desember 2025.
"PEFINDO kembali memberikan peringkat idA+/Stable kepada Petrosea, serta peringkat idA+ untuk Obligasi Berkelanjutan I dan peringkat idA+(sy) Sukuk Ijarah Berkelanjutan I. Peringkat tersebut mencerminkan posisi bisnis Petrosea yang kuat, layanan yang terintegrasi dan profil keuangan yang kuat".
Berdasarkan pemeringkatan PEFINDO, obligor dengan peringkat idA memiliki kemampuan yang kuat dibandingkan obligor Indonesia lainnya untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjangnya. Walaupun demikian, kemampuan obligor mungkin akan mudah dipengaruhi oleh perubahan buruk keadaan dan kondisi ekonomi dibandingkan dengan obligor dengan peringkat lebih tinggi. Sedangkan tanda tambah (+) menunjukkan bahwa peringkat yang diberikan relatif kuat dan di atas rata-rata kategori yang bersangkutan.
Petrosea, sebagai perusahaan multidisiplin terkemuka dengan rekam jejak lebih dari lima dekade, menghadirkan layanan terpadu yang mencakup seluruh mata rantai dari hulu hingga hilir, mulai dari EPC, pertambangan, EPCI lepas pantai, hingga logistik untuk industri pertambangan serta minyak & gas di di kawasan Asia Pasifik dan Oseania.
Seluruh target kinerja operasional dan keuangan Petrosea didukung oleh budaya Keselamatan, Kesehatan Kerja & Lingkungan (K3L) yang kuat melalui penerapan target zero accident, operational excellence dan continuous improvement, serta faktor pengelolaan risiko dan Good Corporate Governance (GCG) sebagai tulang punggung perusahaan yang berkesinambungan. (end)
Related Research
News Related
