PERKUAT PASOKAN GAS BUMI, PGN TANDATANGANANI PJBG DARI WK TUNGKAL
Share via
Published On
01 September 2026
Related Stocks
Latest update: 30-06-2026, 01:33:pm
24331332
IQPlus, (1/9) - PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) selaku Subholding Gas Pertamina menandatangani Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) dengan Mont D'Or Oil Tungkal Limited (MOTL/MontDOr) dari Wilayah Kerja Tungkal (WK Tungkal), Jambi. Pada perjanjian ini, PGN mendapatkan pasokan gas sebesar 5,45 BBTUD untuk periode 2026 - 2034, dan selanjutnya ramping down (menurun secara bertahap) hingga 2040.
PJBG dari WK Tungkal ini ditandatangani oleh Direktur Komersial PGN Aldiansyah Idham dan General Manager MontD'Or Hendra Jaya, serta disaksikan oleh Kepala SKK Migas Djoko Siswanto pada Senin, (31/08/2026). PGN menyampaikan apresiasi kepada Kementerian ESDM, SKK Migas, serta pemangku kepentingan lainnya atas dukungannya kepada PGN dalam mendapatkan tambahan pasokan gas bumi untuk memperkuat ketahanan energi domestik.
Aldiansyah juga mengucapkan terima kasih kepada MontDOr atas kemitraan dan sinergi bersama yang diresmikan melalui PJBG ini. "Kerja sama ini merupakan langkah penting dan strategis dalam upaya memperkuat pemanfaatan gas bumi nasional sebagai energi yang andal, kompetitif, dan berkelanjutan," ujarnya.
PJBG ini memberikan kepastian terkait penyerapan gas bumi dari WK Tungkal dan berperan penting bagi PGN untuk menjaga keandalan penyaluran gas ke pelanggan. Lokasi WK Tungkal yang berada di Wilayah Sumatera Bagian Tengah akan diintegrasikan dengan infrastruktur eksisting PGN yang berada di Pulau Sumatera.
PGN menegaskan komitmen dalam memperkuat pasokan gas bumi domestik dengan mengintegrasikan pasokan dari berbagai sumber, baik gas pipa maupun LNG. Langkah ini dilakukan dalam rangka memastikan keberlanjutan layanan gas bumi terus terjaga, untuk mendukung kebutuhan industri, komersial, usaha kecil hingga rumah tangga.
"Kami berharap kolaborasi antara SKK Migas, Produsen Gas terutama MontD'Or dan PGN tidak hanya pada pasokan WK Tungkal saja namun melalui kerjasama strategis lainnya. Kami optimis kerja sama ini akan memberikan manfaat nyata bagi pertumbuhan industry dan perekonomian nasional," tutup Aldiansyah. (end)
