BCA Sekuritas
langen
Daily News

PERIODE MEI 2026, NERACA PERDAGANGAN DEFISIT 1,61 MILIAR DOLAR AS

Category

Business Economics

Published On

01 July 2026

18143914

IQPlus, (1/7) - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Neraca Perdagangan Indonesia secara kumulatif pada Januari hingga Mei 2026 mengalami surplus 4,03 miliar dolar AS, dengan rincian ekspor 115,36 miliar dolar AS dan impor Rp111,33 miliar dolar AS.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu, menyampaikan total nilai ekspor kumulatif tersebut mengalami peningkatan 3,02 persen secara tahunan (year on year), dengan sektor yang berkontribusi terbesar yakni industri pengolahan sebesar 5,38 persen.

Untuk impor di periode tersebut naik 15,24 persen, dengan andil utama peningkatan impor bahan baku/penolong 10,35 persen.

Adapun untuk periode Mei, Neraca Perdagangan Indonesia mengalami defisit 1,61 miliar dolar AS, dengan rincian ekspor 23,20 miliar dolar AS dan impor 24,81 miliar dolar AS

Ateng mengatakan untuk Mei 2026, nilai ekspor tersebut turun 5,73 persen secara tahunan, sementara untuk nilai impor pada bulan Mei mengalami peningkatan 22,16 persen secara tahunan. (end/ant)