BCA Sekuritas
langen
Daily News

PENJUALAN EMAS 18,1 TON DONGKRAK KINERJA ANTAM DI SEMESTER I 2026

Published On

11 September 2026

Related Stocks

Latest update: 10-09-2026, 03:10:pm

25330162

IQPlus, (11/9) - PT ANTAM (Persero) Tbk (ANTM) mencatat pendapatan Rp62,71 triliun dan laba bersih Rp6,91 triliun pada semester I 2026. Bisnis emas menjadi salah satu kontributor positif terhadap kinerja perseroan dengan volume penjualan mencapai sekitar 18,1 ton.

Pendapatan dari bisnis emas tercatat sekitar Rp50,39 triliun sepanjang enam bulan pertama 2026. Kontribusi tersebut turut menopang kinerja ANTAM di tengah pengelolaan portofolio komoditas utama perseroan, yakni emas, nikel, dan bauksit.

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko ANTAM Arini Kasmira mengatakan perseroan akan terus mencermati dinamika pasar emas sekaligus menjaga fleksibilitas strategi bisnis. Langkah tersebut dilakukan melalui penguatan pasokan bahan baku, peningkatan kapabilitas pengolahan dan manufaktur, serta pengembangan akses pasar.

"ANTAM terus berfokus menjaga fundamental keuangan melalui pengelolaan biaya yang disiplin, optimalisasi kinerja operasional, serta penguatan bisnis pada komoditas utama," ujar Arini dalam Public Expose Live 2026 yang digelar pada 10 September 2026.

Untuk memperkuat bisnis emas, ANTAM juga mempersiapkan pengembangan fasilitas manufaktur Logam Mulia di Gresik. Fasilitas tersebut diproyeksikan memiliki kapasitas sekitar 30 ton per tahun dan saat ini masih berada pada tahap prakonstruksi.

Dari sisi keuangan, hingga semester I 2026 ANTAM memiliki total aset Rp61,27 triliun, total ekuitas Rp38,53 triliun, serta kas dan setara kas Rp9,23 triliun. Posisi tersebut menjadi fondasi perseroan untuk menjalankan agenda pertumbuhan dengan tetap menerapkan disiplin investasi dan pengelolaan risiko.

Ke depan, ANTAM akan melanjutkan optimalisasi portofolio emas, nikel, dan bauksit serta pengembangan hilirisasi. Strategi tersebut diarahkan untuk memperkuat diversifikasi dan mendukung pertumbuhan jangka panjang perseroan. (end)