MENDAG AJAK MAHASISWA JADI EKSPORTIR LEWAT PROGRAM CAMPUSPRENEUR
Share via
Category
Business Economics
Published On
25 September 2026
26751229
IQPlus, (25/9) - Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso, mendorong mahasiswa menjadi wirausaha dan eksportir lewat program Campuspreneur yang mengintegrasikan pembelajaran bisnis di perguruan tinggi dengan pengembangan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk menembus pasar global.
"Dalam program Campuspreneur ini, kita mengajari para mahasiswa ini untuk belajar jadi entrepreneur khususnya eksportir. Karena materi mengenai strategi dan pemahaman bisnis sudah dipelajari di kampus," kata Menteri Perdagangan Budi Santoso usai acara Campuspreneur di BINUS University, Tangerang, Jumat.
Ia mencontohkan mahasiswa yang telah memulai usaha ekspor produk coconut charcoal atau arang tempurung kelapa ke China dengan nilai transaksi Rp23 miliar. "Pengalaman tersebut menunjukkan mahasiswa dapat mulai membangun usaha ekspor sejak masih menempuh pendidikan di perguruan tinggi," katanya.
Ia menjelaskan program campuspreneur merupakan bagian program "Dari Lokal untuk Global" yang dijalankan Kementerian Perdagangan untuk memperluas akses pasar produk Indonesia ke pasar internasional.
Melalui program tersebut, mahasiswa mendapatkan pendampingan dari hulu hingga hilir, mulai dari konsultasi bisnis, pelatihan ekspor, hingga fasilitasi promosi produk melalui pameran dagang.
Mendag mengatakan saat ini terdapat 25 perguruan tinggi yang bergabung dalam program Campuspreneur dan sebanyak 20 kampus telah mengusulkan produk untuk mengikuti pameran Trade Expo Indonesia yang dijadwalkan berlangsung pada 14-18 Oktober 2026 di ICE BSD, Tangerang. (end/ant)
Related Research
News Related
