MEDCO ENERGI PERKUAT BISNIS ENERGI TERBARUKAN DAN PROYEK MIGAS
Share via
Published On
09 September 2026
Related Stocks
Latest update: 17-07-2026, 12:01:pm
25143150
IQPlus, (9/9) - Bisnis ketenagalistrikan menjadi salah satu penopang pertumbuhan PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) sepanjang semester I 2026. Melalui Medco Power, perseroan mencatat penjualan listrik sebesar 2.323 GWh, meningkat 16,5% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Realisasi tersebut sejalan dengan panduan penjualan listrik Medco Power sepanjang 2026 sebesar 4.550 GWh.
MedcoEnergi juga terus meningkatkan porsi energi terbarukan dalam portofolio pembangkitnya. Pada semester I 2026, kapasitas terpasang energi terbarukan mencapai 26%, masih berada dalam kisaran target jangka panjang perseroan.
Di bisnis minyak dan gas, MedcoEnergi mencatat produksi sebesar 170 mboepd pada semester I 2026 atau meningkat 19% secara tahunan. Gas berkontribusi sekitar 72% dari total produksi.
Perseroan mempertahankan panduan produksi migas 2026 pada kisaran 165-170 mboepd dan belanja modal bisnis minyak dan gas sebesar US$415 juta.
Direktur dan Chief Operating Officer MedcoEnergi Amri Siahaan mengatakan perseroan akan terus mengembangkan aset inti dengan tetap menjaga disiplin operasional dan biaya.
"Kami akan terus mengembangkan aset-aset inti dan menjalankan pertumbuhan secara disiplin untuk menciptakan nilai jangka panjang bagi para pemegang saham dan pemangku kepentingan," ujar Amri, dalam Public Expose Live 2026, Rabu (9/9).
Untuk memperkuat basis pertumbuhan ke depan, MedcoEnergi melanjutkan sejumlah proyek utama. Senoro Phase 2A telah beroperasi penuh pada Juni 2026, sedangkan Bualuang Renewal Plan Phase I mulai berproduksi pada kuartal II 2026.
Adapun proyek Sakakemang masih dalam tahap pengembangan dan ditargetkan mencapai produksi gas pertama pada kuartal III 2027.(end)
Related Research
News Related
