BCA Sekuritas
langen
Daily News

KEMENPERIN SEBUT INDUSTRI KOSMETIK BERDAYA SAING DORONG PERTUMBUHAN EKONOMI

Category

Business Economics

Published On

08 May 2026

12753833

IQPlus, (8/5) - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menilai industri kosmetik Indonesia memiliki daya saing tinggi di panggung domestik dan global, sehingga turut berperan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Hal itu tercermin dari meningkatnya jumlah pelaku usaha kosmetik di Indonesia. Data Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mencatat terdapat 1.684 industri kosmetik di Indonesia, dengan sekitar 85 persen di antaranya merupakan industri kecil dan menengah (IKM).

"Industri kosmetik Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan yang positif, dengan hampir 85 persen pelaku industri merupakan industri kecil dan menengah,"kata Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka Kemenperin Reni Yanita dalam keterangan bersama Persatuan Perusahaan Kosmetika Indonesia (PERKOSMI) di Jakarta, Jumat.

Berdasarkan proyeksi berbagai lembaga riset termasuk Statista, nilai pasar kosmetik Indonesia pada 2026 diperkirakan akan mencapai lebih dari 10 miliar dolar AS dengan rata-rata pertumbuhan lebih dari 5,5 persen dalam lima tahun ke depan.

Namun, Reni menilai penguatan ekosistem industri masih menjadi tantangan, terutama karena bahan baku kosmetik masih didominasi impor hingga sekitar 80 persen.

"Karena itu, diperlukan upaya bersama untuk mengembangkan bahan baku dalam negeri melalui penguatan riset, komersialisasi hasil penelitian, serta kolaborasi antara pemerintah, regulator, asosiasi, dan pelaku industri,"ujar dia. (end/ant)