KAQI PERLUAS JARINGAN BENGKEL KE KUDUS, KEJAR 7 CABANG BARU DI JATENG
Share via
Published On
21 September 2026
Related Stocks
Latest update: 16-09-2026, 12:11:pm
26356547
IQPlus, (21/9) - Emiten yang bergerak di bidang bengkel perbaikan kaki-kaki mobil, PT [KAQI], membuka cabang bengkel terbaru di Kudus, Jawa Tengah, pada Jumat (18/9/2026). Pembukaan cabang tersebut menjadi bagian dari ekspansi bisnis perseroan sejak melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Maret 2025.
Manajemen memilih Kudus setelah mempertimbangkan posisi wilayah tersebut yang berada di antara tiga kota, yakni Jepara, Pati, dan Demak. Lokasi tersebut dinilai dapat mendukung perseroan dalam menjangkau dan mengakomodasi kebutuhan pelanggan dari ketiga wilayah tersebut.
Selain faktor lokasi, perseroan melihat potensi pasar di sepanjang jalur Pantai Utara (Pantura) Jawa. Manajemen menerapkan strategi market entry yang dinilai terukur dan layak untuk memasuki pasar Kudus. Perseroan juga melihat karakteristik pasar lokal Kudus memiliki potensi untuk mendukung peningkatan pendapatan.
Ekspansi KAQI di Jawa Tengah masih akan berlanjut. Perseroan menjadwalkan pembukaan satu cabang bengkel terakhir pada kuartal IV 2026. Pembukaan cabang tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen manajemen saat public expose untuk menghadirkan total tujuh cabang baru di Jawa Tengah sepanjang 2026.
Dengan tambahan cabang tersebut, perseroan menargetkan memiliki total 28 cabang bengkel utama yang tersebar di Pulau Jawa dan Bali hingga akhir 2026.
Imam Sujono mengatakan perseroan terus mengoptimalkan ekspansi melalui pembukaan cabang baru untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan pelayanan yang terjangkau dan bergaransi.
"Perseroan sejauh ini telah melangkah dengan optimal melalui pembukaan cabang-cabang baru sehingga mampu memenuhi kebutuhan dan keinginan masyarakat dengan pelayanan terbaik, terjangkau dan bergaransi," kata Imam saat ditemui awak media.
Ia menambahkan, perseroan akan terus menjalankan ekspansi sekaligus melakukan perbaikan terhadap sistem operasional dan pelayanan. Langkah tersebut ditujukan untuk mendukung pencapaian tujuan para pemangku kepentingan (stakeholders). (end)
Related Research
News Related
