BCA Sekuritas
langen
Daily News

KAI DAN BTN SIAPKAN 5.400 UNIT HUNIAN VERTIKAL DI EMPAT KOTA

Published On

22 May 2026

Related Stocks

Latest update: 06-03-2026, 04:11:pm

14151679

IQPlus, (22/5) - PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI) bersama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) siap mengembangkan sekitar 5.400 unit hunian vertikal berbasis Transit Oriented Development (TOD) di empat kota besar, yakni Jakarta, Bandung, Semarang, dan Surabaya.

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengatakan pengembangan tersebut memanfaatkan aset strategis perseroan di sekitar kawasan stasiun untuk menghadirkan hunian terintegrasi dengan transportasi publik.

"Kami menggabungkan tiga hal. Satu adalah perumahan vertikal yang harganya terjangkau, yang merupakan bagian dari program penting dari pemerintah Bapak Presiden Prabowo Subianto. Yang kedua adalah kita merealisasikan konsep TOD," ujar Bobby dalam penandatanganan nota kesepahaman antara KAI dan BTN di Jakarta, Jumat.

Adapun lokasi pengembangan meliputi kawasan Stasiun Manggarai di Jakarta dengan potensi sekitar 2.200 unit, Stasiun Kiaracondong Bandung sekitar 753 unit, kawasan Dr. Kariadi/Gergaji Semarang sekitar 1.042 unit, serta kawasan Stasiun Gubeng Surabaya sekitar 1.489 unit.

Khusus untuk tahap awal pengembangan di kawasan Manggarai, proyek akan dibangun di atas lahan sekitar 2,2 hektare dengan pembangunan tiga tower pertama.

"Untuk tahap pertama ini kita akan mulai bangun di Juli-Agustus dan ditargetkan dalam 13 bulan sudah bisa dilakukan serah terima," ujar Bobby.

Kawasan TOD Manggarai berada di salah satu simpul transportasi terbesar di Indonesia yang terhubung langsung dengan KRL Commuter Line lintas Jabodetabek, kereta bandara, LRT, Transjakarta, hingga akses menuju MRT Jakarta dan pusat bisnis seperti Sudirman, Thamrin, dan Kuningan.

Lokasinya yang berada di simpul transportasi Manggarai dinilai strategis karena terhubung dengan berbagai moda, seperti KRL, kereta bandara, LRT, dan kereta jarak jauh.

KAI mencatat jumlah pengguna KRL saat ini mencapai sekitar 1,3 juta penumpang per hari, dengan sekitar 300 ribu penumpang naik turun di Stasiun Manggarai.

Menurut Bobby, proyek tersebut diharapkan dapat menjadi solusi atas tingginya biaya transportasi pekerja yang selama ini tinggal di luar Jakarta namun bekerja di pusat kota.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu menambahkan konsep hunian berbasis TOD menjadi semakin relevan di tengah tingginya urbanisasi dan keterbatasan lahan di pusat kota.

Menurut Nixon, banyak pekerja di Jakarta masih tinggal di wilayah penyangga sehingga harus mengeluarkan biaya transportasi yang cukup besar.

"Biaya transportasi bisa mencapai 20 hingga 25 persen dari penghasilan bulanan. Ini yang ingin kita jawab melalui hunian yang lebih dekat dengan tempat kerja," ujar Nixon.

Selain menyediakan hunian, BTN juga menyiapkan dukungan pembiayaan baik untuk konstruksi maupun kredit pemilikan rumah (KPR) bagi masyarakat.

Dalam kerja sama ini, BTN akan mendukung pembiayaan konstruksi, fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR), serta pengelolaan demand pipeline management untuk mendukung pengembangan proyek TOD berikutnya di berbagai kawasan strategis milik KAI. (end/ant)