BCA Sekuritas
langen
Daily News

INKP RESMI CATATKAN OBLIGASI DAN SUKUK BARU DI BEI

Published On

04 September 2026

Related Stocks

Latest update: 11-06-2026, 04:35:pm

24637963

IQPlus, (4/9) - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) secara resmi mencatatkan penerbitan instrumen utang terbaru milik PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk dengan kode emiten INKP mulai Jumat (4/9/2026). Langkah korporasi ini mencakup pencatatan tiga instrumen pasar modal sekaligus, yakni Obligasi Berkelanjutan Rupiah, Sukuk Mudharabah Berkelanjutan, serta Obligasi Berkelanjutan berdenominasi Dolar AS (USD).

Pencatatan resmi tersebut mengacu pada Pengumuman Bursa Nomor Peng-P-00994/BEI.PP2/09-2026 yang dirilis oleh pihak otoritas bursa. Keputusan ini menindaklanjuti surat permohonan dari manajemen INKP tertanggal 13 Agustus 2026 serta surat persetujuan dari BEI tertanggal 1 September 2026.

Dalam penerbitan instrumen berbasis surat berharga ini, seluruh efek telah diterbitkan secara resmi per tanggal 3 September 2026. Pihak penyelenggara menetapkan PT Bank KB Indonesia Tbk untuk bertindak sebagai wali amanat dalam mengawasi pelaksanaan kewajiban emiten kepada para pemegang obligasi dan sukuk.

Pada instrumen pertama, yaitu Obligasi Berkelanjutan VI Indah Kiat Pulp & Paper Tahap III Tahun 2026, emiten menawarkan dua seri dengan peringkat Single A Plus dari PEFINDO. Seri A diterbitkan sebesar Rp1,71 triliun berkupon 10,00% dengan tenor 3 tahun, sedangkan Seri B bernilai Rp285,53 miliar berkupon 10,50% dengan tenor 5 tahun.

Instrumen berbasis syariah juga disajikan melalui Sukuk Mudharabah Berkelanjutan V Indah Kiat Pulp & Paper Tahap III Tahun 2026 yang mengantongi peringkat Single A Plus Syariah dari PEFINDO. Seri A sukuk ini memiliki nilai emisi sebesar Rp766,86 miliar dengan imbal hasil 10,00%, sementara Seri B dicatatkan sebesar Rp733,13 miliar dengan imbal hasil 10,50%.

Selain instrumen dalam mata uang Rupiah, INKP turut mencatatkan Obligasi USD Berkelanjutan III Indah Kiat Pulp & Paper Tahap II Tahun 2026 untuk menggaet investor dengan denominasi valuta asing. Seri A instrumen USD ini bernilai US$10,96 juta dengan tingkat bunga 6,75% per tahun, sedangkan Seri B diterbitkan senilai US$2,79 juta dengan tingkat bunga 7,25% per tahun.

Pencatatan berbagai seri instrumen surat berharga ini diharapkan dapat memberikan ragam pilihan investasi yang fleksibel bagi para investor di pasar sekunder. (end)