HEAL SIAPKAN LAYANAN RS HADAPI DAMPAK KARHUTLA DAN ERUPSI ANAK KRAKATAU
Share via
Published On
08 September 2026
Related Stocks
Latest update: 27-07-2026, 04:31:pm
25056977
IQPlus, (8/9) - PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL) menyiapkan penanganan bagi pasien yang mengalami gangguan kesehatan akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta erupsi Anak Gunung Krakatau.
Direktur Utama Medikaloka Hermina Yulisar Khiat mengatakan, sejumlah rumah sakit Hermina yang berada di Sumatra dan Kalimantan telah menerima tambahan pasien dengan kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) seiring dengan terjadinya karhutla di wilayah tersebut.
"Memang ada masuk penambahan kasus-kasus ISPA dampak kebakaran hutan di rumah sakit kami yang di Sumatra dan Kalimantan," kata Yulisar dalam Public Expose Live 2026, Selasa (8/9/2026).
Selain dampak karhutla, Hermina juga mengantisipasi pasien yang mengalami keluhan kesehatan akibat erupsi Anak Gunung Krakatau. Perseroan telah menyiapkan penanganan bagi pasien dengan keluhan sesak napas maupun gangguan pada mata.
Yulisar mengatakan kesiapan tersebut dilakukan untuk memastikan rumah sakit dapat menangani pasien yang datang dengan keluhan kesehatan terkait kondisi lingkungan dan bencana tersebut.
Corporate Secretary Medikaloka Hermina Ichsan Hanafi mengatakan peningkatan pasien dengan keluhan ISPA juga terlihat di sejumlah rumah sakit Hermina. Meski demikian, perseroan menilai kenaikan tersebut belum berada pada level yang signifikan.
"Untuk detailnya, memang secara angka kami belum dicek, tapi terjadi peningkatan. Peningkatannya sih tidak terlalu signifikan, baik itu penambahan rawat jalan maupun penambahan pasien rawat inapnya," ujar Ichsan.
Hermina belum merinci jumlah kenaikan pasien yang berkaitan dengan karhutla maupun erupsi Anak Gunung Krakatau. Manajemen menyebut peningkatan tersebut mencakup pasien rawat jalan dan rawat inap.
Dengan kondisi tersebut, perseroan tetap memantau perkembangan kasus dan menyiapkan layanan untuk pasien yang membutuhkan penanganan, khususnya mereka yang mengalami keluhan pernapasan dan gangguan pada mata. (end)
Related Research
News Related
