BCA Sekuritas
langen
Daily News

GENJOT EFISIENSI DAN INOVASI PRODUK, CRAB INCAR PENJUALAN RP631 MILIAR DI 2026

Published On

21 September 2026

Related Stocks

Latest update: 04-09-2026, 10:10:am

26343557

IQPlus, (21/9) - Emiten pengolahan makanan laut, PT Toba Surimi Industries Tbk (CRAB), menetapkan target kinerja keuangan yang optimistis untuk tahun buku 2026. Perseroan membidik penjualan bersih sebesar Rp631,10 miliar hingga akhir tahun.

Berdasarkan materi Paparan Publik Tahunan yang disampaikan Senin (21/9/2026), perseroan memproyeksikan Laba Bruto dapat mencapai Rp76,62 miliar. Adapun target Laba Operasi dan Laba Sebelum Pajak Penghasilan masing-masing dipatok pada angka Rp31,61 miliar dan Rp31,51 miliar.

Target kinerja tersebut ditetapkan setelah menimbang pencapaian positif perseroan pada semester I/2026 (Q2/2026). Pada periode tersebut, PT Toba Surimi Industries Tbk berhasil membukukan penjualan bersih sebesar Rp298,29 miliar.

Manajemen perseroan mengungkapkan bahwa penetapan target kinerja untuk tahun 2026 telah memperhitungkan kondisi geopolitik global. Konflik dan perang regional dinilai masih menjadi tantangan utama karena berpotensi memicu inflasi serta menekan daya beli konsumen di tingkat internasional.

Guna mengatasi tantangan tersebut dan merealisasikan target kinerja, perseroan berfokus pada penambahan kapasitas produksi untuk produk berpermintaan tinggi serta memperbesar kapasitas cold storage. Langkah ini diimbangi dengan diversifikasi dan hilirisasi produk olahan hasil laut untuk memperkuat daya tahan bisnis.

Selain itu, PT Toba Surimi Industries Tbk memperkuat riset dan pengembangan (R&D) bersinergi dengan pembeli luar negeri, perluasan jaringan distribusi ritel lokal maupun internasional, serta penguatan kemitraan jangka panjang dengan pemasok bahan baku.

Saat ini, pasar ekspor perseroan masih didominasi oleh Amerika Serikat sebesar 57% dan Eropa sebesar 22%. Sementara itu, pasar Asia menyumbang 12%, kawasan lain seperti Australia, Kanada, Inggris, dan UEA sebesar 8,5%, serta pasar domestik sebesar 0,5%. (end)