FITCH PANGKAS RATING SUKUK DAN OBLIGASI POS INDONESIA
Share via
Category
Business Economics
Published On
16 September 2026
25850058
IQPlus, (16/9) - Lembaga pemeringkat efek PT Fitch Ratings Indonesia (Fitch) resmi menurunkan Peringkat Nasional Jangka Panjang PT Pos Indonesia (Persero) dari posisi 'CC(idn)' menjadi 'C(idn)'.
Penurunan peringkat ini mengindikasikan telah terjadinya gagal bayar (default) atau proses yang menyerupai gagal bayar, serta kapasitas pembayaran emiten yang melemah secara permanen.
Adapun langkah penurunan peringkat tidak hanya berlaku pada entitas perusahaan, melainkan juga berdampak pada instrumen utang berformat syariah yang diterbitkan perusahaan. Fitch memangkas peringkat Program Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Pos Indonesia dengan plafon maksimal IDR 1,5 triliun menjadi 'C(idn)' dari sebelumnya 'CC(idn)'.
Pemangkasan senada juga diterapkan pada instrumen Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Pos Indonesia Tahap I dan Tahap II yang kini berada di level 'C(idn)' dari posisi semula 'CC(idn)'.
Penurunan ini mencerminkan tingginya risiko kewajiban atas surat berharga berlandaskan prinsip syariah tersebut. Selain instrumen sukuk, surat utang konvensional milik perusahaan yaitu Obligasi I Pos Indonesia Tahun 2022 juga mengalami penurunan peringkat ke level 'C(idn)' dari sebelumnya 'CC(idn)'.
Hal ini menunjukkan kelemahan kapasitas pembayaran yang merata pada seluruh instrumen utang jangka panjang perusahaan. Di sisi lain, Fitch memilih untuk mengafirmasi Peringkat Nasional Jangka Pendek PT Pos Indonesia pada posisi 'C(idn)'.
Kategori peringkat jangka pendek ini mencerminkan kapasitas yang sangat tidak pasti dalam pemenuhan kewajiban keuangan secara tepat waktu relatif terhadap emiten lain di Indonesia.
Fitch menegaskan pemantauan terhadap kinerja dan kewajiban PT Pos Indonesia akan terus berlangsung secara berkala dan dinamis. Status peringkat tersebut dapat kembali mengalami penyesuaian, baik dinaikkan, diturunkan, dicabut, maupun dimasukkan dalam daftar pantau (Rating Watch) sesuai dengan perkembangan fakta material mendatang. (end)
Related Research
News Related
