EKSPLORASI ITMG HABISKAN BIAYA Rp12,5 MILIAR DI TRIWULAN IV 2025
Share via
Published On
12 January 2026
Related Stocks
Latest update: 01-04-2026, 04:11:pm
01153228
IQPlus, (12/1) - PT. Indo Tambangraya Megah Tbk. (ITMG) menyampaikan kegiatan Operasional pertambangan batubara dilakukan di periode Oktober hingga Desember 2025.
Monika Ida Krisnamurti Corporate Secretary ITMG dalam keterangan tertulisnya (9/1) menuturkan bahwa Kegiatan Pengeboran yang dilakukan Merupakan kelanjutan aktivitas yang dilakukan pada periode bulan sebelumnya melalui anak usahanya dengan menghabiskan total biaya sebesar Rp12.568.524.253.
PT. Trubaindo Coal Mining melakukan eksplorasi pada area Blok Selatan yang terletak di Kabupaten Kutai Barat, Provinsi Kalimantan Timur telah dilakukan oleh pihak Kontraktor Jasa Pengeboran PT. Cosyindo Teknik (CT).
Pada periode Oktober hingga Desember 2025, telah dilakukan kegiatan pengeboran preproduction pada Blok Selatan (SB2), sedangkan untuk Blok Selatan (SB3) masih menunggu izin PPKH Eksplorasi disetujui oleh KLHK dengan biaya sebesar Rp1.847.419.727
Sementara itu Operasional Pengeboran PT. Indominco Mandiri pada periode Oktober-Desember 2025 dilakukan pada Blok Barat yang terletak pada Kecamatan Sangatta Kabupaten Kutai Timur, Kecamatan Marang Kayu Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kecamatan Bontang Utara dan Selatan Kabupaten Bontang, Provinsi Kalimantan Timur dilakukan oleh pihak Kontraktor Pengeboran PT. Geryndo Utama (GU) dan PT Dunggio Drilling serta menghabiskan biaya sebesar Rp1.665.241.264
PT Bharinto Ekatama Pada periode Oktober- Desember 2025 melakukan aktifitas pengeboran pra produksi di Blok Lempanang pada 77 Lubang bor dengan kedalaman 4971 meter untuk Open Hole dan 2059 meter bor inti (Coring). di Blok Tenaik pada 160 Lubang bor dengan kedalaman 10,923 meter untuk Open Hole dan 2055 meter bor inti (Coring) dengan biaya sebesar Rp8.144.638.166 .
Sementara itu PT Tepian Indah Sukses menggunakan metode pemboran partially coring dan fully coringdengan jarak antar lubang bor 75-200m dengan kedalaman 80-100m. Pemboran dilakukanuntuk memastikan kemenerusan lapisan batubara, pengaruh sedimentasi (washout dan pinchout), dan pengaruh struktur geologi (patahan, lipatan, dan intrusi), pengambilan data geoteknikdan hidrogeologi, pengambilan conto batubara untuk dianalisis proximate dan ultimatemenggunakan metode sampling composite dan ply dengan biaya sebesar Rp911.225.096. (end)
Related Research
News Related
