EKONOM: KEPASTIAN KEBIJAKAN PENTING UNTUK PACU INVESTASI DI RI
Share via
Category
Business Economics
Published On
31 August 2026
24248061
IQPlus, (31/8) - Peneliti ekonomi GREAT Institute Adhamaski Pangeran menilai Indonesia perlu melakukan perbaikan secara struktural, terutama dari sisi kepastian kebijakan, untuk mendorong investasi makin masif.
Adhamaski, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin, menyoroti realisasi investasi pada semester I 2026 yang tercatat mencapai Rp1.010,6 triliun atau 49,5 persen dari target investasi 2026.
Namun, menurut dia, kenaikan nilai investasi domestik perlu dilihat bersama dengan posisi Indonesia dalam persaingan investasi di ASEAN.
Penanaman modal asing (PMA) dan penanaman modal dalam negeri (PMDN) mencetak peningkatan sekitar tiga kali lipat, dari Rp693 triliun pada 2017 menjadi Rp1.931 triliun pada 2025.
Akan tetapi, pangsa Indonesia dari investasi yang masuk ke ASEAN justru turun dari 13,2 persen menjadi 8,8 persen pada periode yang sama. Sementara itu, pangsa ASEAN terhadap investasi global meningkat dari 8,8 persen menjadi 15 persen.
Adhamaski berpendapat kondisi itu menegaskan urgensi kebijakan yang terprediksi serta kebijakan industri. Persaingan investasi disebut tidak lagi hanya soal biaya. (end/ant)
Related Research
News Related
