DARI MANUFAKTUR PRESISI KE PASAR MODAL, TJOKRO GROUP SIAPKAN BABAK BARU EKSPANSI
Share via
Published On
07 September 2026
Related Stocks
Latest update: 06-08-2026, 04:31:pm
24931642
IQPlus, (7/9) - Tjokro Group mempertegas langkah transformasi bisnis dengan memperluas pijakan usahanya hingga ke pasar modal Indonesia. Kelompok usaha yang memiliki rekam jejak panjang di industri manufaktur tersebut menjadikan aksi akuisisi PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) sebagai salah satu tonggak penting dalam perjalanan ekspansinya.
Perjalanan Tjokro Group bermula dari bisnis bengkel permesinan dan manufaktur komponen industri dalam skala terbatas. Seiring perkembangan usaha, kelompok ini secara bertahap membangun kapabilitas di bidang manufaktur presisi dan memperluas cakupan bisnisnya ke berbagai sektor industri, termasuk komponen otomotif.
Pengalaman panjang dalam mengolah material baja dan memproduksi komponen presisi menjadi salah satu fondasi utama Tjokro Group dalam mengembangkan bisnis. Kapabilitas teknis tersebut turut memperkuat posisi grup sebagai mitra bagi berbagai sektor industri berat dan pemesinan.
Ekspansi ke industri komponen otomotif kemudian dilakukan secara bertahap melalui sejumlah anak usaha dan lini bisnis. Dengan mengacu pada standar mutu yang dipersyaratkan oleh prinsipal otomotif global, Tjokro Group mengembangkan produksi berbagai komponen untuk kendaraan roda dua maupun roda empat.
Diversifikasi bisnis tersebut menjadi bagian dari strategi grup untuk memperluas portofolio usaha sekaligus memperkuat sumber pendapatan di tengah perkembangan industri manufaktur nasional yang terus bergerak dinamis.
Langkah strategis berikutnya hadir melalui PT PIMSF Pulogadung. Melalui anak usahanya tersebut, Tjokro Group melakukan akuisisi terhadap PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO), perusahaan yang sebelumnya bergerak dalam penyediaan solusi pemetaan dan teknologi terintegrasi.
Aksi korporasi tersebut menjadikan PIMSF Pulogadung sebagai pemegang saham pengendali baru GPSO. Perubahan tersebut sekaligus membuka babak baru bagi pengembangan sinergi antara kapabilitas manufaktur Tjokro Group dengan ekosistem bisnis dan teknologi yang dimiliki GPSO.
Bagi Tjokro Group, masuk ke ekosistem pasar modal melalui aksi korporasi tersebut bukan sekadar ekspansi kepemilikan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memanfaatkan instrumen pasar modal untuk mendukung kebutuhan pendanaan jangka panjang, sekaligus memperkuat penerapan tata kelola perusahaan atau good corporate governance.
Kehadiran di pasar modal juga memberikan ruang yang lebih luas bagi grup untuk mengembangkan bisnis secara terstruktur. Dengan fondasi manufaktur yang telah dibangun selama bertahun-tahun, Tjokro Group kini memiliki pijakan tambahan untuk mengembangkan portofolio usaha dan mengeksplorasi peluang pertumbuhan baru.
Manajemen menegaskan, konsolidasi melalui GPSO bukan menjadi titik akhir ekspansi Tjokro Group. Sebaliknya, aksi tersebut dipandang sebagai pijakan untuk memasuki fase pertumbuhan berikutnya.
Ke depan, Tjokro Group melalui ekosistem usahanya berencana memperkuat integrasi rantai pasok manufaktur, meningkatkan kapasitas produksi komponen presisi, serta mengeksplorasi peluang di sektor otomotif dan teknologi industri.
Dengan pengalaman panjang di bidang manufaktur, kapabilitas teknis yang terus dikembangkan, serta langkah strategis memasuki ekosistem pasar modal, Tjokro Group kini tengah membangun fase baru pertumbuhan bisnis. Akuisisi GPSO pun menjadi bagian dari perjalanan transformasi tersebut, sekaligus membuka peluang bagi grup untuk memperluas kontribusinya terhadap perkembangan industri nasional. (end)
Related Research
News Related
