CAKRA BUANA BERENCANA GELAR RIGHTS ISSUE
Share via
Published On
02 September 2026
Related Stocks
Latest update: 02-07-2026, 04:32:pm
24429186
IQPlus, (2/9) - PT Cakra Buana Resources Energi Tbk. (CBRE) akan melakukan Penambahan Modal Dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu I atau Rights Issue.
Dalam prospektus ringkasnya Selasa (1/9) CBRE akan menggelar rights issue sebanyak 11.798.975.345 Saham Baru atau sebesar 72,22% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah terlaksananya PMHMETD I, dengan nilai nominal Rp25 per saham serta telah disetujui dalam RUPSLB yang digelar pada tanggal 18 Desember 2025.
Setiap pemegang 100 Saham Lama yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada tanggal 4 November 2026 pukul 16.00 WIB berhak atas 260 Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD), dimana setiap 1 HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli sebanyak 1 Saham Baru dengan Harga Pelaksanaan sebesar Rp108 per saham, yang harus dibayar penuh pada saat mengajukan Formulir Pemesanan dan Pembelian Saham senilai Rp1,27 triliun.
Saham yang akan diterbitkan dalam rangka pelaksanaan PMHMETD I ini merupakan Saham Baru yang akan dikeluarkan dari portepel serta akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia dengan memperhatikan peraturan perundangan yang berlaku. Saham-saham tersebut memiliki hak yang sama dan sederajat dalam segala hal (termasuk hak atas dividen) dengan saham lain Perseroan yang telah disetor penuh. Setiap HMETD dalam bentuk pecahan akan dibulatkan ke bawah (round down).
Dalam aksi korporasi ini CBRE akan melakukan konversi atas utang Perseroan kepada PT Garuda Nusantara Mineral, PT Saga Investama Sedaya, Yafin Tandiono Tan, dan Hilong Shipping Holding Limited, dengan jumlah keseluruhan sebesar Rp858,5 miliar atau setara dengan USD 48.500.000 berdasarkan kurs USD/IDR sebesar Rp17.703 untuk setiap 1 Dolar Amerika Serikat), sebagaimana ditetapkan dan disepakati dalam Surat Pemberitahuan Konversi dan Pernyataan Komitmen Pelaksanaan Penambahan Modal Melalui Hak Memesan
Efek Terlebih Dahulu tertanggal 28 Agustus 2026 menjadi modal disetor Perseroan (Konversi Utang).
Lebih lanjut, seluruh dana bersih yang diperoleh oleh Perseroan setelah proses Konversi Utang dan setelah dikurangi biaya-biaya PMHMETD I, akan Perseroan gunakan untuk modal kerja Perseroan dalam rangka mendukung kelangsungan dan pengembangan kegiatan usaha Perseroan dan Pemegang saham yang tidak menggunakan haknya akan mengalami penurunan persentase kepemilikan maksimum sebesar 72,22%.
Adapun tanggal Pencatatan HMETD di Bursa Efek Indonesia pada 6 November 2026 dan Periode Perdagangan serta pelaksanaan HMETD pada 6 - 12 November 2026 serta Periode Penyerahan Saham Hasil Pelaksanaan HMETD pada 10 - 16 November 2026 dan Tanggal Terakhir Pembayaran Pemesanan Saham Tambahan pada 16 November 2026. (end)
Related Research
News Related
