BSI SIAPKAN TABUNGAN BEBAS BIAYA ADMIN UNTUK JALANKAN ARAHAN PRESIDEN
Share via
Published On
10 September 2026
Related Stocks
Latest update: 19-08-2026, 12:00:am
25246892
IQPlus, (10/9) - PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) menyiapkan rekening BSI Tabunganku dan BSI Tabungan Simpel iB yang bebas biaya administrasi guna menindaklanjuti arahan dan amanah Presiden RI Prabowo Subianto agar seluruh masyarakat memiliki rekening tabungan.
Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, menjelaskan kedua jenis rekening tersebut tidak dikenakan biaya administrasi karena memiliki akad wadiah (titipan).
BSI TabunganKu diperuntukkan bagi masyarakat berusia 17 tahun ke atas, sementara BSI Tabunganku SimPel iB diperuntukkan bagi masyarakat berusia di bawah 17 tahun.
Salah satu keunggulan utama rekening tersebut adalah bebas biaya administrasi bulanan dan terkoneksi dengan mobile banking BYOND by BSI.
Selain itu, rekening juga memiliki kemudahan berupa setoran awal minimal Rp20ribu untuk BSI TabunganKU dan Rp1.000 untuk setoran awal BSI Tabungan SimPel iB.
Dengan keunggulan tersebut, masyarakat dapat memiliki rekening tanpa perlu khawatir saldo berkurang akibat adanya biaya administrasi bulanan.
Sebagai contoh, ketika pemerintah menyalurkan bantuan sebesar Rp50.000 kepada penerima manfaat, nominal tersebut tidak akan terpotong oleh biaya administrasi bulanan karena rekening bebas biaya administrasi bulanan.
Dengan demikian, dana dapat tetap tersedia sesuai nominal yang diterima masyarakat dan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan penerima manfaat.
"Dengan kemudahan ini, kami berharap dana bantuan yang disalurkan pemerintah dapat diterima dan dimanfaatkan masyarakat secara optimal," kata Anggoro.
Pada saat yang sama, perseroan menyampaikan penggunaan akad wadiah juga memberikan pilihan layanan perbankan yang sesuai dengan prinsip syariah.
Terlebih jika masyarakat bisa mengatur keuangan yang baik terutama untuk kebutuhan jangka panjang dan investasi syariah melalui Tabungan Emas dan perencanaan ibadah haji sejak dini.
Melalui BSI TabunganKu dan BSI Tabungan SimPel iB, ia mengatakan BSI siap mendukung upaya pemerintah dalam memperluas akses keuangan sekaligus memperkuat penetrasi keuangan syariah.
Perseroan menyampaikan, kehadiran rekening tersebut menjadi bagian dari komitmen untuk menyediakan layanan perbankan syariah yang mudah, terjangkau, dan memberikan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto telah mengatakan bahwa saat ini pemerintah tengah mempersiapkan mekanisme penyediaan atau pembuatan rekening massal bagi seluruh masyarakat, salah satunya di Bank Syariah Indonesia (BSI).
Hal itu menyusul arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan setiap warga negara Indonesia memiliki rekening bank guna memperkuat inklusi keuangan dan tingkat literasi keuangan di dalam negeri.
Dalam pernyataan pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (9/9), Airlangga menyebut bahwa pemerintahan akan menyiapkan dana kurang lebih Rp11 triliun untuk rencana pembukaan rekening massal bagi masyarakat.
Ia mengatakan dana tersebut berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan menyasar lebih dari 200 juta masyarakat dengan masing-masing rekening mendapatkan dana pembukaan sebesar Rp50 ribu.
"Dari APBN. Totalnya kalau 200 juta penduduk kan berarti kira-kira 600 juta (dolar AS) atau sekitar Rp11 T (triliun) lah," kata Airlangga. (end/ant)
Related Research
News Related
