BI: INVESTASI DI BALI TETAP MENARIK DI TENGAH KRISIS GEOPOLITIK
Share via
Category
Business Economics
Published On
09 June 2026
15948028
IQPlus, (9/6) - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bali mengungkapkan investasi di Pulau Dewata tetap menarik di tengah krisis geopolitik karena didukung insentif pemerintah dan memiliki keunggulan sebagai destinasi wisata global.
"Kinerja investasi Bali terus menguat di tengah ketidakpastian global," kata Kepala BI Bali Achris Sarwani di Denpasar, Selasa.
Bersama Pemerintah Provinsi Bali, pihaknya telah menyusun katalog investasi yang potensial mencapai 22 proyek infrastruktur.
Beberapa proyek tersebut di antaranya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan Sanur, proyek penerangan jalan, dan proyek pengadaan kendaraan listrik yang kemudian disusun dalam katalog investasi.
Berdasarkan catatan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), realisasi investasi penanaman modal asing (PMA) dan penanaman modal dalam negeri (PMDN) mencapai Rp42,82 triliun pada 2025 atau naik 17,85 persen dibandingkan 2024.
Realisasi investasi itu menyerap lebih dari 68 ribu tenaga kerja yang menegaskan peran investasi sebagai salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi Bali.
Meski begitu, Bali masih menghadapi tantangan pemerataan dan kualitas investasi karena sebanyak 88 persen realisasi investasi masih terkonsentrasi di wilayah Bali Selatan dan 97 persen investasi didominasi sektor tersier. (end/ant)
Related Research
News Related
