BANK MUAMALAT RAIH DUA PENGHARGAAN DI AJANG TOP GRC AWARDS 2026
Share via
Category
Business Economics
Published On
10 September 2026
25249781
IQPlus, (10/9) - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk meraih penghargaan TOP GRC Awards 2026 atas keberhasilannya dalam penerapan Governance, Risk, and Compliance (GRC).
Bank pertama murni syariah di Indonesia ini memenangkan dua kategori penghargaan yakni TOP GRC Awards 2026 #STAR 4 dan Direktur Utama Bank Muamalat Imam Teguh Saptono sebagai The Most Committed GRC Leader 2026.
Direktur Bank Muamalat Karno mengatakan, sebagai perusahaan di industri yang highly regulated, Bank Muamalat memperkuat penerapan GRC sebagai salah satu fondasi utama transformasi bisnis. Strategi tersebut sejalan dengan penguatan kinerja pionir bank syariah di Indonesia ini, khususnya dalam transformasi bisnis menuju segmen retail dan small, medium, enterprise (SME).
"Seiring dengan perubahan visi Bank Muamalat "Menjadi Jalan Hijrah Menuju Berkah", kami melakukan transformasi dengan fokus ke segmen retail dan SME. Sehingga penguatan tata kelola menjadi sangat penting untuk pertumbuhan yang berkelanjutan. Dari sisi governance, kami telah memperkuat peran Dewan Komisaris, Direksi, dan Dewan Pengawas Syariah dalam mengawal strategi back to core,"ujar Karno.
Karno menambahkan, kunci keberhasilan Bank Muamalat dalam penerapan manajemen risiko berlandaskan pada kerangka manajemen risiko, yang dibangun dari nilai-nilai good corporate governance (GCG) dan corporate value serta penguatan risk awareness di seluruh lini kerja bank. Upaya tersebut direalisasikan melalui implementasi budaya risiko, komunikasi internal yang baik, kecukupan pelatihan dan sertifikasi terkait manajemen risiko, serta penerapan reward and punishment yang diatur dalam ketentuan perusahaan (Ittifaq).
Integrasikan maqashid syariah dalam framework GRC
Bank Muamalat juga mulai mengintegrasikan maqashid syariah, environmental, social, and governance (ESG), serta sustainable finance dalam kerangka pengelolaan perusahaan. Integrasi tersebut membuat pendekatan kepatuhan Bank Muamalat tidak berhenti pada standar perbankan secara umum.
"Kami sudah mengintegrasikan risiko ESG dan risiko syariah ke dalam kerangka risk appetite perusahaan. Dari sisi compliance, seluruh pembiayaan Bank Muamalat dijalankan sesuai prinsip syariah. Komitmen ini juga tercermin dari kepatuhan kami terhadap seluruh regulasi OJK, Bank Indonesia, dan fatwa DSN-MUI," jelas Karno. (end)
Related Research
News Related
