AKRA UNGKAP TIGA KATALIS PERTUMBUHAN, MULAI HILIRISASI HINGGA TRANSISI ENERGI
Share via
Published On
08 September 2026
Related Stocks
Latest update: 29-07-2026, 03:30:pm
25033643
IQPlus, (8/9) - PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) memaparkan perkembangan kinerja dan arah pertumbuhan perseroan dalam Public Expose Live 2026 yang diselenggarakan Bursa Efek Indonesia (BEI).
Dalam pemaparan tersebut, AKRA menyampaikan sejumlah fokus pertumbuhan, mulai dari menjaga keandalan perdagangan dan distribusi bahan bakar minyak (BBM) serta kimia dasar, melanjutkan pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus Java Integrated Industrial and Port Estate (KEK JIIPE), hingga memperluas layanan utilitas dan solusi energi sesuai kebutuhan pelanggan.
Presiden Direktur AKR Corporindo, Haryanto Adikoesoemo, mengatakan strategi pertumbuhan perseroan dibangun secara bertahap dengan memanfaatkan kompetensi yang telah dimiliki dan menyesuaikannya dengan kebutuhan pelanggan.
"Perjalanan AKR menunjukkan bagaimana Perseroan membangun kapabilitas secara bertahap, mulai dari perdagangan kimia dasar, pengembangan jaringan infrastruktur dan distribusi, hingga pengembangan JIIPE sebagai kawasan industri dan pelabuhan terintegrasi," ujar Haryanto dalam Public Expose Live 2026.
Menurut dia, setiap pengembangan dilakukan berdasarkan kebutuhan pelanggan serta melalui kemitraan dengan pihak yang memiliki keahlian di bidang masing-masing.
Ke depan, AKRA akan menjaga keandalan pasokan dan layanan, memperkuat keunggulan operasional, serta mengembangkan JIIPE secara bertahap dan disiplin. Perseroan juga akan mendukung program pemerintah di bidang hilirisasi industri, ketahanan energi, dan transisi energi sesuai dengan kapasitas perusahaan.
Tiga Katalis Pertumbuhan
AKRA melihat terdapat tiga katalis yang berpotensi membentuk peluang pertumbuhan perseroan ke depan. Pertama, berlanjutnya hilirisasi dan pertumbuhan aktivitas industri yang dinilai dapat meningkatkan kebutuhan terhadap pasokan bahan baku dan energi. Kedua, kebutuhan untuk memperkuat ketahanan energi melalui infrastruktur penyimpanan dan distribusi yang andal. Ketiga, peralihan secara bertahap menuju sumber energi yang lebih beragam seiring perkembangan kebutuhan energi dan transisi energi.
Untuk merespons peluang tersebut, AKRA menetapkan tiga prioritas utama.
Pertama, memperkuat bisnis perdagangan dan distribusi BBM serta kimia dasar melalui pertumbuhan volume yang selektif, menjaga keandalan pasokan, serta mengoptimalkan jaringan yang dimiliki.
Kedua, mempercepat pengembangan dan monetisasi JIIPE melalui penjualan lahan, aktivitas pelabuhan, serta peningkatan permintaan terhadap utilitas kawasan.
Ketiga, mengembangkan sumber pertumbuhan berikutnya yang mencakup utilitas industri, layanan pelabuhan, infrastruktur gas dan LNG, energi surya, BBM ritel, serta avtur.
Perseroan menegaskan seluruh pengembangan akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kepastian kebutuhan pelanggan, kelayakan investasi, dan kemitraan yang tepat.
Langkah tersebut juga akan tetap mengedepankan disiplin investasi dan penciptaan nilai tambah bagi perseroan serta seluruh pemangku kepentingan.
Haryanto menambahkan, dinamika geopolitik, volatilitas harga energi dan komoditas, perubahan rantai pasok global, serta tuntutan efisiensi membuat kebutuhan pelanggan terus berkembang.
Di sisi lain, pertumbuhan investasi dan hilirisasi dinilai akan meningkatkan kebutuhan industri terhadap pasokan bahan baku dan energi yang andal, jaringan logistik yang efisien, serta kawasan industri yang didukung fasilitas pelabuhan dan utilitas memadai.
"Melalui langkah-langkah tersebut, kami berharap dapat mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan dan memberikan manfaat jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan," pungkas Haryanto. (end)
Related Research
News Related
