BCA Sekuritas
langen
Daily News

AIRNAV DAN BOEING OPTIMASI KAPASITAS BANDARA NGURAH RAI BALI

Category

Business Economics

Published On

15 September 2026

25751117

IQPlus, (15/9) - Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (AirNav Indonesia) menggandeng pabrikan pesawat global, Boeing, untuk menggenjot efisiensi dan kapasitas operasional pada pergerakan pesawat di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali.

Direktur Utama AirNav Indonesia Capt Avirianto Suratno di Tangerang, Selasa, mengatakan bahwa melalui kerja sama strategis itu difokuskan untuk pengurangan kepadatan pergerakan pesawat di darat sekaligus meningkatkan kapasitas pemanfaatan landas pacu sebagai mendongkrak keselamatan dan ketepatan waktu penerbangan.

"Di Bali itu memang harus ada peningkatan karena tidak ada taxiway yang paralel. Sehingga nanti Boeing akan membantu bagaimana kita bisa meningkatkan khususnya keselamatan, penerbangan, dan efisiensi waktu di darat," katanya.

Ia menjelaskan bahwa absennya taxiway paralel di Bandara Bali menuntut adanya manajemen pergerakan pesawat yang jauh lebih taktis dan terintegrasi antara proses departure (keberangkatan) dan arrival (kedatangan). Di mana, lanjutnya, kapasitas layanan di Bandara Ngurah Rai tercatat berada di angka sekitar 33 pergerakan pesawat per jam.

Dengan menggabungkan teknologi pemodelan digital canggih milik Boeing serta sistem dan kapabilitas operasional AirNav Indonesia, kapasitas tersebut ditargetkan dapat ditingkatkan melampaui angka eksisting, terutama pada jam-jam sibuk (golden time).

"Yang kami lihat bukan hanya kondisi operasi saat ini, tetapi juga berbagai opsi yang memungkinkan pergerakan pesawat lebih efisien. Setiap opsi akan diuji melalui pemodelan dan simulasi sehingga rekomendasi yang dihasilkan memiliki dasar analisis yang kuat," ujar dia. (end/ant)