ABSEN DIVIDEN, CASA FOKUS PERKUAT PERMODALAN DAN JAGA PERTUMBUHAN
Share via
Published On
25 June 2026
Related Stocks
Latest update: 23-06-2026, 03:22:pm
17545631
IQPlus, (25/6) - Perusahaan penyedia jasa keuangan, PT Capital Financial Indonesia Tbk (IDX:CASA) atau Perseroan, sukses menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada hari ini, di Artotel Suites Mangkuluhur, Jakarta Selatan.
Rapat tersebut menghasilkan sejumlah keputusan strategis terkait penggunaan laba bersih, penyegaran masa jabatan manajemen, hingga rencana pendanaan korporasi. Dalam RUPST, para pemegang saham secara resmi menyetujui dan mengesahkan Laporan Tahunan serta Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025.
Salah satu agenda krusial yang disepakati adalah penetapan penggunaan laba bersih tahun buku 2025 yang mencapai Rp189.659.000.873 (Rp189,6 miliar). Dari total laba tersebut, sebesar Rp500.000.000 (lima ratus juta rupiah) dialokasikan sebagai dana cadangan wajib Perseroan.
Sementara itu, sisa laba bersih sebesar Rp189.159.000.873 akan dibukukan sebagai laba ditahan (retained earnings). "Keputusan ini diambil guna memperkuat struktur modal, mendukung pertumbuhan, serta membiayai kegiatan operasional dan ekspansi usaha Perseroan ke depan. Jadi memang tidak ada pembagian dividen,"katanya, dalam acara Public Expose, seusai RUPST.
Per 31 Desember 2025, posisi keuangan perusahaan mencatat total aset sebesar Rp 37,30 triliun, yang didukung oleh struktur liabilitas sebesar Rp 24,67 triliun. Selain itu, ekuitas perusahaan tercatat sebesar Rp 10,40 triliun, dengan dana peserta yang terhimpun mencapai Rp 2,23 triliun. Secara keseluruhan, struktur neraca ini mencerminkan skala bisnis perusahaan yang solid dalam mengelola portofolio keuangan hingga akhir periode tersebut.
Dari sisi kinerja operasional, perusahaan berhasil membukukan pendapatan usaha sebesar Rp 5,72 triliun pada tahun 2025, atau mencapai 72,68% dari target yang telah ditetapkan sebesar Rp 7,87 triliun. Sementara itu, laba bersih yang berhasil dikantongi sepanjang tahun tercatat sebesar Rp 189,66 miliar. Raihan laba bersih tersebut menunjukkan performa yang cukup baik dengan tingkat pencapaian mencapai 90,60% dari target awal sebesar Rp 209,33 miliar.
Selain itu, RUPST juga memberikan kewenangan kepada Dewan Komisaris untuk menetapkan paket remunerasi bagi direksi dan komisaris untuk tahun buku 2026.
Reorganisasi Direksi dan Rencana Pembiayaan Strategis
Melanjutkan agenda korporasi, Perseroan juga menggelar RUPSLB. Dalam rapat luar biasa ini, pemegang saham menyetujui pengangkatan kembali seluruh anggota Direksi Perseroan untuk jangka waktu 5 tahun ke depan, terhitung sejak penutupan rapat. Langkah ini menegaskan kembali kepercayaan pemegang saham terhadap nakhoda manajemen lama demi menjaga kesinambungan bisnis.
Dengan keputusan tersebut, susunan Direksi Perseroan adalah sebagai berikut:
Direktur Utama: Ir. Maliana Herutama Malkan, MSC
Direktur: Muhamad Aidil Fathany
Tak hanya itu, RUPSLB juga memberikan mandat penting kepada Direksi untuk mengalihkan, melepaskan hak, atau menjadikan kekayaan Perseroan baik sebagian maupun seluruhnya sebagai jaminan utang dalam kurun waktu 1 (satu) tahun ke depan. Kewenangan ini diberikan dalam rangka memfasilitasi kebutuhan pendanaan Perseroan maupun Entitas Anak.
Fasilitas keuangan yang dimaksud mencakup penerbitan efek bersifat utang dan/atau sukuk, baik yang dilakukan melalui skema penawaran umum maupun tanpa penawaran umum (private placement), termasuk untuk keperluan perpanjangan fasilitas (extension) maupun pendanaan kembali (refinancing).(end)
Related Research
News Related
